Peserta Prakerja Gelombang 10 Harus Beli Pelatihan Sebelum 31 Oktober! Begini Caranya!

  Rabu, 28 Oktober 2020   Rizma Riyandi
Ilustrasi--Dashboard Prakerja

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja memberikan waktu sampai 31 Oktober 2020 pukul 23.59 WIB untuk membeli pelatihan pertama. Hal ini berlaku bagi penerima Kartu Prakerja gelombang 10.

Dilansir dari Ayojakarta.com, jika lewat dari waktu tersebut, mereka akan gagal untuk mendapatkan insentif berupa uang tunai. Hal itu dikatakan oleh Head of Communication Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu.

“Batas untuk gelombang 10 hingga 31 Oktober 2020 pukul 23.59 WIB,” ucap Louisa kepada Ayojakarta, Senin (26/10/2020).

AYO BACA : 97 Remaja Mojokerto Hamil di Luar Nikah

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020, bahwa setiap penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak mendapatkan SMS pengumuman dari Kartu Prakerja.

Apabila lewat dari 31 Oktober 2020 pukul 23.59 WIB dan penerima belum membeli pelatihan pertama, maka kepesertaan penerima Kartu Prakerja gelombang 10 akan dicabut dan dimasukkan ke dalam daftar hitam.

Lantas bagaimana cara untuk membeli pelatihan pertama dan mengamankan insentif agar tidak hangus? Berikut Ayojakarta merangkum tata cara membeli pelatihan:

AYO BACA : Samsung Galaxy S21 Diisukan Tak Akan Dilengkapi Charger

1. Pilih salah satu dari 7 platform yang ada di dashboard Kartu Prakerja, baik sesuai skill maupun minat
2. Anda akan diarahkan ke laman baru dan tata cara membeli pelatihan dengan kategori ‘Kartu Prakerja’
3. Jika sudah memilih program pelatihan, klik tombol ‘Beli’
4. Salin nomor Kartu Prakerja Anda di laman dashboard
5. Tempel nomor Kartu Prakerja yang sudah disalin ke menu pembelian pelatihan
6. Tunggu hingga transaksi berhasil

Saat ini, Kartu Prakerja bekerjasama dengan 7 mitra pelatihan. Mereka adalah Kemnaker, Pijar Mahir, Tokopedia, Mau Belajar, Bukalapak, Pintaria, dan Sekolahmu.

Dalam 7 mitra pelatihan tersebut, ada banyak pelatihan yang dapat diambil oleh para penerima Kartu Prakerja, baik yang sesuai dengan skill maupun minat. Nantinya, mereka harus menyelesaikan pelatihan yang dipilih untuk mendapatkan sertifikat dan mencairkan insentif.

Peserta Kartu Prakerja akan mendapatkan insentif berupa bantuan dari pemerintah sebesar Rp 3,55 juta. Rinciannya, peserta akan mendapatkan uang bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta (tidak bisa dicairkan), insentif pasca-pelatihan Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan, dan insentif survei sebesar Rp 50 ribu untuk tiga kali atau Rp 150 ribu.

AYO BACA : 5 Cara Meningkatkan Jumlah Followers di Instagram

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar