Vladimir Putin Bakal Mundur karena Parkinson, Begini Kata Jubir Rusia

  Minggu, 08 November 2020   Rizma Riyandi
Vladimir Putin (Republika.co,id)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov membantah laporan yang menyebut Vladimir Putin bakal mengundurkan diri dari posisi Presiden Rusia karena masalah kesehatan. Dia menyebut Putin dalam kondisi sehat.

"Tidak, dia (Putin) dalam kesehatan yang sangat baik," kata Peskov saat menjawab pertanyaan wartawan tentang laporan akan mundurnya Putin, dikutip Republika.co.id dari laman kantor berita Rusia TASS, Jumat (6/11).

Peskov pun diminta menanggapi laporan tabloid asal Inggris, The Sun, yang pertama kali menginformasikan bahwa Putin berencana mundur karena masalah kesehatan. "Tidak banyak yang bisa dikomentari di sini. Ini murni omong kosong. Presiden baik-baik saja," ucapnya.

AYO BACA : Kasus Positif Covid-19 Mulai Reda, Jatim Masih Punya PR Soal Angka Kematian

The Sun, mengutip keterangan seorang sumber melaporkan bahwa Putin berencana menanggalkan jabatannya tahun depan. Putin disebut telah menunjukkan gejala parkinson. Menurut The Sun, pengamat telah mengamati rekaman Putin baru-baru ini.

Dalam video itu, kaki Putin tampak bergerak terus-menerus. Mimiknya menunjukkan bahwa dia menahan rasa sakit sambil memegang sandaran tangan kursi. Jari-jari Putin, tulis The SunĀ  dalam laporannya, juga tampak bergerak-gerak saat dia memegang cangkir yang diyakini berisi obat penghilang rasa nyeri.

Putin Dikabarkan Terkena Parkinson

AYO BACA : Ini Klarifikasi Gisel soal Video Syur Mirip Dirinya

Dilansir dari cnnindonesia.com, Presiden Rusia Vladimir Putin (68) dikabarkan berniat mengundurkan diri pada Januari 2021. Di sisi lain, parlemen Rusia mengusulkan rancangan undang-undang yang akan memberikan Putin kekebalan hukum jika dia memang benar-benar mengundurkan diri.

Seperti dilansir surat kabar New York Post, Jumat (6/11), kabar niat pengunduran diri Putin disampaikan oleh analis politik di Moskow, Valery Solovei.

Menurut pernyataan Solovei yang dikutip surat kabar Inggris, The Sun, informasi itu diperoleh karena kabarnya kekasih Putin, Alina Kabaeva (37), dan kedua anaknya meminta sang presiden untuk mengundurkan diri.

Solovei mengatakan Putin dilaporkan memperlihatkan gejala sakit parkinson. Hal itu bisa dilihat dalam rekaman wawancara terbaru, di mana Putin terlihat kerap menggeser-geser kakinya. Selain itu, jari-jari Putin juga terlihat melipat ketika dia mengambil cangkir untuk minum.

Sementara itu, surat kabar Inggris, The Guardian, menyatakan anggota parlemen Rusia mengajukan rancangan beleid tentang kekebalan hukum. Menurut laporan itu, RUU itu jika disahkan maka akan membuat Putin tidak bisa dituntut dengan cara apapun jika dia melakukan kekeliruan selama masa pemerintahannya, serta pada masa sebelum dan sesudahnya.

AYO BACA : Penyaluran BLT Termin 2 Dimulai, Penerima Rekening BCA dan Bank Swasta Sabar Dulu

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar