Ogah Bayar Layanan Gay, Pria di Situbondo Ditusuk-Tusuk Sampai Tewas

  Kamis, 12 November 2020   Rizma Riyandi
Gelar perkara pembunuhan Eko Prayitno warga Situbondo (Foto: Suarajatimpost)

SITUBONDO, AYOSURABAYA.COM -- Hal mengejutkan diketahui usai motif pembunuhan Eko Prayitno (67), warga Desa Curah Kalak, Kecamatan Jangkar, Situbondo, terungkap. Dua tersangka ditangkap yakni Nurul Furqon (25) dan Jayus (19), keduanya warga Desa Kertosari, Kecamatan Asembagus.

\"Motif pembunuhan diduga dendam dan sakit hati terhadap korban,\" ujar Kapolres Situbondo AKBP Ach Imam Rifai, saat rilis di Mapolres Situbondo, Selasa (10/11/2020) dilansir dari Suara.com.

Imam Rifa'i menyatakan, pihaknya dibantu perangkat desa setempat, berhasil mengamankan dua pelaku pembunuhan. Pelaku menusuk korban beberapa kali ke sejumlah bagian tubuhnya, yakni leher dan dada.

AYO BACA : Sopir Taksi Tewas Gegara Kelelahan saat Pesta Seks

Dari hasil pendalaman peristiwa tersebut, lanjut AKBP Ach Imam Rifa'i, motifnya kedua pelaku dendam terhadap korban. Pelaku dengan korban sudah saling kenal sebelumnya, dan ada indikasi perilaku menyimpang dari diri korban.

\"Yang mana korban menjanjikan akan memberi imbalan sejumlah uang kepada pelaku, apabila para pelaku bisa memuaskan korban. Hal ini sudah beberapa kali dilakukan korban, namun janji tersebut diingkari,\" tuturnya.

Karena korban mengingkari janjinya lanjut Imam, kedua pelaku menaruh rasa dedam terhadap korban. Puncaknya kemarin malam, terjadilah penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi tersebut.

AYO BACA : Daftar Nama Penerima Bintang Mahaputera dan Bintang Jasa

\"Pelaku mengaku diundang ke rumah korban, setelah tiba di rumah tersebut, kemaluan pelaku dipegang pegang dan mengatakan ingin puas. Kalau puas mau minta apa akan dituruti. Setelah puas kedua pelaku disuruh pulang tanpa diberi imbalan,\" katanya.

Karena kesal, pelaku dan korban cekcok mulut, kemudian korban dipukul pundaknya dan korban sempat melawan pelaku.

\"Pelaku membawa pisau yang sudah disiapkan sebelumya, akhirnya menusuk korban hingga meninggal dunia. Pasal yang disangkakan terhadap kedua pelaku 340 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman seumur hidup dan minimal 20 tahun penjara,\" ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya seorang pria bernama Eko Prayitno (67) ditemukan tewas berlumuran darah di pekarangan rumah adiknya di desa Curah Kalak, Kecamatan Jangkar, diduga korban merupakan korban pembunuhan.

Korban warga Desa Kertosari, Kecamatan Asembagus, Situbondo, tewas setelah mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya.

AYO BACA : Jadi HP 5G Pertama Berbaterai Jumbo, Ini Fitur Oukitel WP10

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar