Ancam Pemkot Surabaya Soal Lapangan Karanggayam, Bonek: Kalau Kasasi, Piala Dunia Silakan Pergi!

  Rabu, 18 November 2020   Rizma Riyandi
Bonek saat menduduki Wisma Persebaya setelah putusan Pengadilan Tinggi (Suara.com/Dimas Angga)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Suporter Persebaya Surabaya Bonek Mania mengancam Pemkot Surabaya kalau masih mau mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) terkait sengketa pengelolaan Lapangan Karanggayan dan Wismanya.

Dilansir dari Suara.com, di tingkat pengadilan negeri Pemkot Surabaya sudah kalah. Pun demikian dengan hasil bandingnya di pengadilan tinggi. Oleh sebab itu, bonek meminta pemkot tidak lagi memperpanjang perkara.

AYO BACA : Seolah Menantang, Posko Baru Machfud-Mujiaman Mepet Rumah Dinas Risma

Namun demikian, pemkot masih punya kesempatan untuk melakukan kasasi ke tingkat yang lebih tinggi yakni Mahkamah Agung. Oleh sebab itu Bonek menyarankan pemkot tidak menempuh langkah tersebut.

"Intinya Pemkot kan masih punya kesempatan Kasasi di Mahkamah Agung. Hari ini kami memberikan psy war atau peringatan, jadi sudahlah enggak usah kasasi, karena ini memang sudah semestinya milik Persebaya. Karena dari dulu kawasan ditemukannya binaan dari Persebaya, seperti Andik Vermansah," kata salah satu perwakilan Bonek, Andik Wicaksono, Selasa (17/22/2020).

AYO BACA : Surabaya Antisipasi Gelombang Kedua Covid-19

Andik bersama sejumlah Bonek menggelar syukuran atas putusan Pengadilan Tinggi Jawa Timur yang menolak banding Pemerintah Kota Surabaya. Mereka menduduki Wisma Karanggayam sambil memasang spanduk ancaman kepada pemkot.

Di dalam spanduk yang dipasang para Bonek itu tertuliskan kata-kata "PEMKOT KASASI PIALA DUNIA SILAHKAN PERGI!!! #KARANGGAYAMMILIKPERSEBAYA Gate Jhoner 21"

Seperti diketahui, Kota Surabaya sendiri menjadi calon tuan rumah perhelatan akbar Piala Dunia U-20 pada 2021 nanti.

"Ini suara dari arek-arek Suroboyo, ini suara dari arek-arek Bonek, kami harap stop Kasasi, stop banding di Mahkamah Agung, sudah ini memang milik Persebaya," ujarnya.

Sebelumnya, Pengadilan Tinggi Jawa Timur memutuskan menolak banding Pemerintah Kota Surabaya terkait sengketa pengelolaan Lapangan dan Wisma Karanggayam. Dengan demikian, pengadilan tinggi memberikan hak pengelolaan kepada Persebaya Surabaya.

AYO BACA : Sinar Ultraviolet Bisa Bunuh Virus Corona? Ini Penjelasannya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar