Jelang Debat Pilkada Surabaya, Whisnu Sakti Buana Dilarikan ke Rumah Sakit

  Kamis, 19 November 2020   Rizma Riyandi
Whisnu Sakti Buana Dilarikan ke Rumah Sakit. (Jatimnow)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Wakil Wali Kota Surabaya yang juga tokoh PDI Perjuangan Surabaya Whisnu Sakti Buana sakit dan tengah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit, Rabu (18/11/2020).

Dilansir dari Republika.co.id, sejumlah agenda kepartaian hingga debat ke-2 Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat tidak bisa dihadiri Whisnu Sakti.

Debat Pilwali Surabaya 2020 hari ini diikuti dua pasangan calon (paslon). Paslon Nomor Urut 1 Eri Cahyadi-Armudji (Erji) diusung PDIP dan didukung PSI.

AYO BACA : Aktivitas Gunung Merapi Terus Meningkat

Kemudian Paslon Nomor Urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU) yang diusung 8 partai, PKB, PAN, Gerindra, Demokrat, PPP, NasDem, Golkar dan PKS. Serta didukung partai nonparlemen, Perindo dan Partai Gelora.

Selain menjabat sebagai wakil wali kota Surabaya, Whisnu Sakti juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDIP Jatim yang telah ditunjuk sebagai salah satu tim pemenangan Erji.

Ajudan Whisnu Sakti, Aditya membenarkan informasi tersebut. Katanya, pendamping Wali Kota Tri Rismaharini (Risma) itu terpaksa harus menjalani pemeriksaan, setelah sejak pagi tidak enak badan.

AYO BACA : Kronologi Penumpang Melahirkan di Kabin Pesawat Lion Air

"Sudah sejak pagi Bapak (Whisnu Sakti) merasa tidak enak badan. Tadi selepas Dhuhur minta diantar ke rumah sakit," terang Aditya, Rabu (18/11/2020).

Meski begitu, lanjut Adit, Whisnu Sakti masih tetap memaksakan diri menyelesaikan urusan pekerjaan sebagai wakil wali kota Surabaya. Namun dalam perjalanan kondisi Whisnu lemas.

"Makanya kami bergegas untuk segera memeriksakan kondisi Bapak. Sampai tidak sempat melepas masker yang dikenakan," ungkapnya.

Beredar foto Whisnu Sakti seperti berada di sebuah kamar di rumah sakit. Whisnu tampak masih menggunakan baju batik bercorak warna merah. Selang infus terpasang di tangan, dengan kondisi terkulai lemas.

Saat ditanya di mana Whisnu dirawat, Adit belum menjelaskannya.

"Nanti saya kabari lagi. Mohon doanya saja," kata lulusan STPDN ini.

AYO BACA : Tergeletak di Jalanan, Warga Karangsuko Malang Tewas Bersimbah Darah Akibat Dibacok

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar