Pasutri Jadi Korban Penjambretan Komplotan Bandit di Margomulyo Surabaya

  Kamis, 19 November 2020   Rizma Riyandi
Ilustrasi--Penjambretan (Pixabay)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Pasangan suami istri (pasutri) asal Surabaya baru saja mengalami nasib sial. Pasalnya mereka menjadi korban perampasan di Jalan Margomulyo, Selasa (17/11) malam.

Dilansir dari Republika.co.id, korban adalah Hayu Ambar Wulan (29) dan suaminya bernama Udin (32) yang tinggal di Dukuh Bungkal, Sambikerep, Surabaya. Korban kehilangan handphone, uang tunai Rp 1,5 juta serta beberapa barang berharga lainnya.

Dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.00 Wib itu, pasutri itu di jambret di depan pabrik Japfa.

AYO BACA : Aktivitas Gunung Merapi Terus Meningkat

Saat pulang dari Gresik berboncengan motor Honda Supra dan berencana akan pulang ke rumah, pasutri itu dipepet dari sebelah kiri oleh dua orang yang menggunakan motor Yamaha Vixion.

Dua pelaku menarik paksa tas yang dibawa Hayu. Korban sempat berteriak jambret. Namun karena jalanan sepi, akhirnya tidak ada yang menolong. Pelaku pun kabur membawa hasil rampasan.

"Yang dijambret itu tas istri saya. Isinya HP, KTP sama uang Rp 1,5 juta," kata Udin saat dikonfirmasi, Rabu (18/11/2020).

AYO BACA : Kronologi Penumpang Melahirkan di Kabin Pesawat Lion Air

"Pelakunya dua orang, naik motor Vixion kalau nggak salah. Buanter (kenceng banget)," tambahnya.

Udin mengaku dari kejadian ini, ia mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta. Kejadian tersebut sudah dilaporkan ke polisi.

Kapolsek Asemrowo, AKP Hari Kurniawan juga membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Kita sudah terjunkan Unit Reskrim untuk menyelidiki kasusnya. Mudah-mudahan segera ada petunjuk untuk menangkap pelakunya," ungkap Hari.

AYO BACA : Tergeletak di Jalanan, Warga Karangsuko Malang Tewas Bersimbah Darah Akibat Dibacok

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar