Musrenbang Dianggap Tak Efektif, Mujiaman Janjikan Rp 150 Juta/RT

  Kamis, 19 November 2020   Rizma Riyandi
Pasangan Machfud Arifin-Mujiaman saat debat Wali Kota Surabaya, Rabu (4/11/2020). [Beritajatim]

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Program musrembang Pemkot Surabaya yang diselenggarakan untuk menjaring usulan program dianggap tidak efektif. Hal ini disampaikan Mujiaman, cawalkot pasangan Machfud nomor 02 dalam debat kedua Pilkada Surabaya, Rabu (18/11/2020) malam di Dyandra Convention Center.

Dilansir dari Suara.com, pasangan calon Machfud-Mujiaman memang sedang menyorot terkait rencana pembangunan kota, terutama berbasis usulan program dari masyarakat.

AYO BACA : Pasutri Jadi Korban Penjambretan Komplotan Bandit di Margomulyo Surabaya

"Saya saat ini ketua RW, namun dari pengalaman saya, bolak balik mengajukan usulan proyek tidak pernah bisa terealisasi. Jadi Musrenbang tidak efektif ," ujar Mujiaman dalam debat.

Untuk itu, lanjut Mujiaman, program dana Rp 150 juta per RT bisa lebih efektif meng-cover perbaikan infrastruktur kampung dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

AYO BACA : Tergeletak di Jalanan, Warga Karangsuko Malang Tewas Bersimbah Darah Akibat Dibacok

"Karena masyarakat bisa secara mandiri menentukan penggunaan anggaran itu tanpa harus berkali kali mengajukannya ke Pemkot sementara kapan realisasinya belum pasti," ujar Mujiaman.

Program Rp150 juta per RT, menurut Mujiaman, masyarakat bisa bermusyawarah untuk benar-benar menentukan akan digunakan untuk apa anggarannya.

"Dengan program ini kita mengefektifkan sistem pembangunannya," ujarnya.

AYO BACA : Jember Digegerkan Penemuan Mayat Bayi Gosong Bekas Dibakar

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar