Jerinx Dianggap Menyebalkan, Tapi Tak Pantas Dipenjara

  Jumat, 20 November 2020   Rizma Riyandi
Soleh Solihun dan Jerinx SID [Instagram]

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Soleh Solihun angkat bicara mengenai vonis satu tahun dua bulan penjara yang baru saja diterima Jerinx SID. Ia menilai Jerinx tak pantas diganjar bui lantaran kritik pedasnya.

Dilansir dari Suara.com, Soleh menyebut Jerinx memang sosok yang menyebalkan. Namun ia tak sepakat jika kasus ungkapan 'IDI kacung WHO' berujung vonis hukuman penjara.

Menurut Soleh Solihun, ia tak sependapat dengan Jerinx SID soal teori konspirasi elit global di balik pandemi virus corona (Covid-19). Bintang film Lagi-Lagi Ateng ini juga tak setuju soal penghinaannya terhadap IDI.

AYO BACA : Siap-siap! Google Bakal Blokir Pengemudi yang Main Ponsel

"Saya juga tak suka dengan cara dia menyampaikan pendapatnya yang memakai kalimat kasar, serta menyerang orang lain yang tak sependapat. bahkan memaksakan orang untuk sepaham dengannya," kata Soleh Solihun di Instagram, Jumat (20/11/2020).

"Pernyataan dia sering menyebalkan. Sering juga menggelikan," katanya melanjutkan.

Meski begitu, Soleh Solihun tak sependapat dengan kalau Jerinx SID harus dipenjara dengan ucapannya soal IDI. Bagi mantan wartawan musik itu, hukuman tersebut berlebihan.

AYO BACA : Pemerintah Priotaskan 3 Bidang Ini untuk Penerimaan Calon ASN 2021

"Nanti malah bikin dia makin merasa benar. Nanti pengikutnya jadi menganggap dia pahlawan. Padahal, kan dia sudah bilang di lagu bahwa dia bukan pahlawan. Hehehe," ujar Soleh Solihun.

"Bebaskan JRX," tulis Soleh Solihun menutup.

Jerinx SID divonis penjara 14 bulan dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis (19/11/2020). Alasan hakim memvonis Jerinx dengan hukuman tersebut karena suami Nora Alexandra itu dianggap telah menghina dokter. Selain itu, sikap Jerinx yang walkout saat sidang virtual, dianggap menghina pengadilan.

Jerinx SID dilaporkan Ketua IDI Bali I Gede Putra Suteja ke Polda Bali atas dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik pada 16 Juni 2020, dengan nomor laporan LP/263/VI/2020/Bali/SPKT.

AYO BACA : Pegawai Kena Covid-19, Pengadilan Negeri Kota Kediri Ditutup Selama Tiga Hari

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar