6 Manfaat Ajaib Cuka Apel yang Jarang Diketahui Orang

  Jumat, 20 November 2020   Adi Ginanjar Maulana
Cuka apel.(Pixabay)

AYOSURABAYA.COM -- Cuka apel adalah bumbu popular yang telah digunakan selama berabad-abad dalam memasak dan pengobatan.

Cuka apel memiliki berbagai khasiat, termasuk efek antimikroba dan antioksidan. Terlebih lagi, bukti menunjukkan cuka apel menawarkan manfaat kesehatan, seperti membantu menurunkan berat badan, mengurangi kolesterol, menurunkan kadar gula darah, dan mengobati gejala diabetes.

Artikel ini membahas bukti di balik 6 manfaat kesehatan dari cuka sari apel yang dilansir dari Healthline.

1. Tinggi zat sehat

Asam asetat memberikan aroma dan rasa asam yang kuat pada cuka. Para peneliti percaya asam ini bertanggung jawab atas manfaat kesehatan cuka sari apel. Cuka sari mengandung 5-6% asam asetat

Cuka apel organik tanpa filter juga mengandung zat yang terdiri dari untaian protein, enzim, dan bakteri ramah yang membuat produk tampak keruh.

Meskipun cuka sari apel tidak mengandung banyak vitamin atau mineral, ia menawarkan sedikit kalium. Merek berkualitas baik juga mengandung beberapa asam amino dan antioksidan.

2. Dapat membantu membunuh bakteri berbahaya

Orang-orang secara tradisional menggunakan cuka untuk membersihkan, mendisinfeksi, dan mengobati jamur kuku, kutu, kutil, dan infeksi telinga.

Hippocrates, bapak pengobatan modern, menggunakan cuka untuk membersihkan luka lebih dari 2.000 tahun yang lalu.

Cuka juga merupakan pengawet makanan, dan penelitian menunjukkan bahwa cuka menghambat bakteri seperti E. coli untuk tumbuh dan merusak makanan.

Jika Anda mencari cara alami untuk mengawetkan makanan, cuka apel solusinya.

3. Dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan mengatasi diabetes

Hingga saat ini, salah satu bukti paling meyakinkan dari cuka adalah membantu mengobati diabetes tipe 2.

Diabetes tipe 2 ditandai dengan kadar gula darah tinggi yang disebabkan oleh resistensi insulin atau ketidakmampuan memproduksi insulin.

Selain mengobati diabetes, manfaat lainnya menjaga kadar gula darah dalam kisaran normal, karena beberapa peneliti percaya bahwa kadar gula darah yang tinggi adalah penyebab utama penuaan dan berbagai penyakit kronis.

Cara paling efektif dan tersehat untuk mengatur kadar gula darah adalah dengan menghindari karbohidrat dan gula rafinasi.

4. Dapat membantu menurunkan berat badan

Yang paling mengejutkan adalah cuka dapat membantu orang menurunkan berat badan.

Beberapa penelitian pada manusia menunjukkan bahwa cuka dapat meningkatkan perasaan kenyang. Sehingga membuat Anda makan lebih sedikit., menyebabkan partisipan makan 200-275 lebih sedikit kalori sepanjang hari.

Lebih lanjut, sebuah penelitian pada 175 orang dengan obesitas menunjukkan bahwa konsumsi cuka sari apel setiap hari menyebabkan penurunan lemak perut dan penurunan berat badan.

· mengambil 1 sendok makan (12 mL) menyebabkan hilangnya 2,6 pon (1,2 kg)

· mengambil 2 sendok makan (30 mL) menyebabkan hilangnya 3,7 pon (1,7 kg)

Secara keseluruhan, cuka sari apel dapat berkontribusi pada penurunan berat badan dengan meningkatkan rasa kenyang, menurunkan gula darah, dan mengurangi kadar insulin.

Cuka sari apel hanya mengandung sekitar tiga kalori per sendok makan, yang sangat rendah.

5. Meningkatkan kesehatan jantung pada hewan

Penyakit jantung adalah salah satu penyebab utama kematian.

Penelitian menunjukkan bahwa cuka dapat meningkatkan beberapa faktor risiko ini. Namun penelitian ini banyak dilakukan pada hewan.

Penelitian pada hewan ini menunjukkan bahwa cuka sari apel dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida, serta beberapa faktor risiko penyakit jantung lainny.

Beberapa penelitian pada tikus juga menunjukkan bahwa cuka mengurangi tekanan darah, yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung dan masalah ginjal.

Namun, tidak ada bukti kuat bahwa cuka bermanfaat bagi kesehatan jantung manusia. Peneliti perlu melakukan lebih banyak penelitian sebelum mencapai kesimpulan yang kuat.

6. Dapat meningkatkan kesehatan kulit

Cuka sari apel adalah obat umum untuk kondisi kulit seperti kulit kering dan eksim.

Kulit secara alami sedikit asam. Menggunakan cuka sari apel topikal dapat membantu menyeimbangkan kembali pH alami kulit, meningkatkan pelindung kulit.

Di sisi lain, sabun dan pembersih alkali dapat mengiritasi eksim, membuat gejala menjadi lebih buruk.

Mengingat sifat antibakterinya, cuka sari apel, secara teori, dapat membantu mencegah infeksi kulit yang terkait dengan eksim dan kondisi kulit lainnya.

Beberapa orang menggunakan cuka sari apel yang diencerkan sebagai pencuci muka atau toner. Idenya adalah dapat membunuh bakteri dan mencegah bintik-bintik. (Ariel Teguh Nurahman)

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar