BLT UMKM Rp 2,4 Juta: Begini Cara Membedakan Sudah Terdaftar atau Belum

  Minggu, 22 November 2020   Icheiko Ramadhanty
Ilustrasi BLT UMKM

JAKARTA  AYOSURABAYA.COM--Bantuan Langsung Tunai (BLT) Program Bantuan Presiden (Banpres) tahap 2 sudah dibuka sejak 13 Oktober lalu. BLT kali ini dikhususkan untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Tahap 2 akan ditutup pada 25 November mendatang. Pendaftaran di tahap 2 BLT UMKM ini disediakan untuk 3 juta pelaku UMKM yang terdampak Covid-19.

Nantinya, para pelaku UMKM yang lolos akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 2,4 juta. Hal ini agar para pelaku usaha kecil dan menengah dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Saat ini, proses pendaftaran dan seleksi masih terus dilakukan. Lantas, bagaimana pelaku UMKM mengetahui mereka sudah terdaftar atau belum untuk mendapatkan insentif Rp 2,4 juta?

Bagi calon penerima BLT UMKM Rp 2,4 juta yang ingin mengetahui sudah terdaftar atau belum, peserta dapat mengecek secara online. Pengecekan dapat dilakukan dengan mengunjungi situs BRI dengan layanan formulir di link eform.bri.co.id/bpum dengan menyiapkan NIK dan KTP.

Namun ada beberapa orang yang NIK dan KTP-nya tidak terdaftar di Eform BRI. Kendati demikian, calon penerima tidak perlu khawatir.

Calon penerima BLT UMKM yang NIK KTP atau nomor eKTPnya tidak terdaftar di eform.bri.co.id/bpum, masih mempunyai kesempatan untuk dapat bantuan BLT UMKM atau banpres BPUM Rp2,4 juta.

Lantas bagaimana kriteria dan syarat untuk mendapatkan uang tunai sebesar Rp 2,4 juta per penerima ini? Berikut syarat dan kriterianya:

1.     Warga Negara Indonesia

2.     Mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP)

3.     Memiliki Usaha Mikro (berdagang, menjahit, bengkel, penjual gorengan, dan lainnya)

4.     Bukan Pegawai Negeri Sipil, TNI/Polri, BUMN, dan BUMD

5.     Memiliki kredit di bank

6.     Wajib memiliki saldo di bank penyalur (biasanya BRI) kurang dari Rp 2 juta

7.     Wajib memiliki Surat Keterangan Usaha (SKU).

Jika sudah memiliki 7 syarat diatas, calon penerima BLT UMKM bisa mendatangi tempat-tempat berikut untuk mendaftarkan diri. Kementerian Koperasi dan UKM menunjuk lembaga pengusul resmi yang dapat didatangi langsung bagi para pelaku UMKM yang ingin mendapatkan bantuan. Lembaga pengusul resmi tersebut di antaranya:

1. Dinas yang bertanggung jawab atas Koperasi dan UKM

2. Koperasi yang telah disahkan sebagai Badan Hukum

3. Kementerian atau Lembaga

4. Perbankan dan perusahaan pembiayaan yang telah terdaftar di OJK.

Kementerian Koperasi dan UKM juga memfasilitasi jika masyarakat mendapatkan kesulitan dalam proses pengajuan bantuan tunai. Masyarakat dapat mengajukan pengaduannya lewat nomor telepon 1500 857 atau mengirimkan pesan online WhatsApp di 08111450587.

Lalu bagaimana cara mengecek apakah bantuan tersebut sudah cair atau belum? Berikut cara mengecek bantuan UMKM:

1.     Pelaku UMKM yang telah mengajukan BLT Banpres UMKM Rp2,4 juta dan dinyatakan lolos akan mendapatkan pemberitahuan melalui pesan singkat SMS dari bank penyalur (BRI, BNI dan Bank Syariah Mandiri).

2.     Setelah menerima pesan, penerima BLT UMKM diminta melakukan verifikasi ke bank penyalur.

3.     Setelah dilakukan verifikasi, proses pencairan pun bisa dilakukan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar