Aliansi Cinta NKRI Samakan FPI dan PKI, Aksi Penolakan Habib Rizieq di Surabaya Berakhir Ricuh

  Rabu, 25 November 2020   Rizma Riyandi
Aksi menolak Rizieq Shihab berujung bentrok di Surabaya (Suara.com/Arry Saputra)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Belasan warga Surabaya yang tergabung dalam Aliansi Cinta NKRI menggelar aksi solidaritas di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Selasa (24/11/2020).

Dilansir dari Suara.com, aksi ini untuk menolak keras kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) atas rencana kunjungannya ke Jawa Timur.

Pantauan di lokasi, mereka membentangkan beberapa spanduk bertuliskan penolakan Rizieq Shihab dan ormas FPI, 'Tolak Ormas Radikal dari NKRI' dan 'Tolak Riziq Sihab' serta 'Arek Suroboyo Tolak FPI'.

Koordinator aksi, Ahmad Jazuli mengatakan kedatangan HRS ke Jatim menurutnya akan mendatangkan keonaran. Keonaran tersebut dinilainya sebagai wujud menantang orang Surabaya yang cinta damai.

\"Kami menolak rencana kunjungan HRS di beberapa wilayah Indonesia, kami warga Surabaya dan Jatim akan mengadang rencana kunjungan tersebut. Bahwasannya Jatim warga yang damai dan tidak suka keonaran, tetapi saat ada kunjungan HRS ke Jatim dengan membawa keonaran, sama halnya itu menantang kami,\" ucapnya ditemui di lokasi.

Kemudian, kedatangan Rizieq nantinya juga dinilai akan menimbulkan klaster baru Covid-19. Di Jatim, menurut Jazuli sudah menuju zona hijau. Untuk itu, ia tak menginginkan zona merah yang membuat khawatir semua pihak.

AYO BACA : Ini Dia Ponsel Antibakteri Pertama di Dunia

Selain itu, massa ini lanjut Jazuli, meminta TNI Polri untuk membubarkan ormas-ormas radikal seperti FPI. FPI menurutnya seolah menjadi pengatur hukum di negeri ini. Bahkan FPI juga di cap sebagai PKI.

\"Kita anggap selama ini FPI selalu gaduh seolah menjadi pengatur hukum di negeri kita. Oleh karena itu negara kita negara hukum meminta dengan tegas TNI Polri untuk membubarkan ormas-ormas yang radikal, arogan, bila perlu anggap saja sama dengan PKI. FPI liar sama saja dengan organisasi yang pernah dibubarkan pemerintah,\" katanya.

Massa ini juga berencana akan melakukan pengadangan apabila HRS benar-benar datang ke Jatim. Dimanapun kedatangannya pihaknya akan mengerahkan massa untuk menolak kedatangan Rizieq.

\"Kami akan melakukan pengadangan di semua titik. Kalau di Juanda maka akan kita boikot, kalu di Abdulrachman Saleh Malang juga sama, kami akan menyiapkan sejumlah kelompok untuk mengadang HRS di sana,\" ujarnya.

Aksi Berakhir Ricuh

Beberapa menit usai aksi penolakan kedatangan Rizieq Shihab yang digelar oleh kelompok Aliansi Cinta NKRI di depan Gedung Negara Grahadi, Selasa (24/11/2020) terjadi keributan.

AYO BACA : Mendikbud Targetkan 1 Juta Guru Honorer Diangkat PPPK pada 2021

Ada kelompok lain tiba-tiba mencopot spanduk yang menempel di Taman Apsari. Pantauan di lokasi, ada suara salah satu orang yang berteriak kemudian memicu kerumunan.

Salah satu orang dari massa aksi tiba-tiba jatuh dan hampir dikeroyok. Ia sampai di injak-injal dan ditendangi di bawah aspal jalanan.

Saat itu ia diteriaki karena telah memukul seseorang dari kelompok yang diduga melakukan pencopotan spanduk. Kemudian, beberapa saat aparat kepolisian mencoba melerai pertikaian tersebut.

Namun dari massa yang merasa kawannya dipukul hingga berdarah berteriak terus menerus.

\"Botak yang mukul, botak yang mukul. Berdarah pak berdarah,\" teriaknya sambil menunjuk-nunjuk orang yang memukul.

Tak sampai di situ, bahkan pria tersebut sampai meneriakinya kafir karena simbol kaus yang dipakai orang yang memukul kawannya tersebut.

\"Kafir itu, kafir yang memukul tadi,\" katanya.

Aparat kepolisian yang berada di lokasi kemudian meminta mereka semua untuk membubarkan diri. Kerusuhan yang terjadi kata seorang masa aksi lantaran ada yang memprovokasi dengan mencopot spanduk penolakan Rizieq Shihab yang mereka pasang di Taman Apsari.

\"Ada yang memprovokasi tadi, lapo spanduk dicopot (kenapa spanduk di lepas). Saya tahu mereka itu FPI. Itu ada yang namanya Din Din itu, siapa itu,\" katanya.

AYO BACA : Cegah Covid-19 dengan Konsumsi Kunyit! Perhatikan Khasiat dan Cara Mengolahnya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar