Balap Kelereng di Sumenep Dibubarkan Polisi, Warga Bubar Kocar-kacir

  Senin, 30 November 2020   Rizma Riyandi
Balap Kelereng di Sumenep Dibubarkan Polisi, Warga Bubar Kocar-kacir. (Beritajatim.com)

SAMPANG, AYOSURABAYA.COM -- Polisi Sektor (Polsek) Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, melakukan penggerebekan balap kelereng. Selain itu polisi juga membongkar arena balap kelereng yang berada di rumah inisial M warga Dusun Bringin, Desa Apa’an, Kecamatan setempat.

Dilansir dari beritajatim.com, penggerebekan dilakukan lantaran dinilai memicu adanya kerumunan warga di tengah Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid 19).

AYO BACA : Video ‘Hancurkan Risma’ Dilaporkan ke Bawaslu

Saat pengrebekan berlangsung, sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian kocar-kacir melihat kedatangan aparat kepolisian.

“Sebelumnya kita sudah memperingatkan untuk tidak melakukan kegiatan balap kelereng tersebut. Karena yang bersangkutan bandel dan tak mengindahkan imbauan. Maka kita grebek dan menyita arena balapan kelereng yang terbuat dari kayu,” terang Ipda Darussalam, saat memimpin pengrebekan Minggu (29/11/2020).

AYO BACA : Ini Perbedaan Surat Tilang Berwarna Merah dan Biru

Selain mengrebek rumah M di Desa Apa’an, anggota Subpolsektor Pangarengan juga mendatangi 2 lokasi arena balap kelereng lainya di Desa Pangarengan dan di Desa Gulbung.

Di dua lokasi tersebut diperintahkan pemiliknya untuk membongkar arena balap kelereng sendiri dan mengimbau tidak mendirikan arena selama masa pandemi Covid.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Pangarengan untuk tidak mengadakan segala jenis perlombaan yang bisa mendatangkan kerumunan massa,” tandasnya.

AYO BACA : 10 Manfaat Ajaib Jogging yang Belum Diketahui Banyak Orang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar