Diskominfo Sosialisasi Vaksin Covid-19 ke Masyarakat Gresik

  Senin, 30 November 2020   Adi Ginanjar Maulana
Diskominfo Sosialisasi Vaksin Covid-19 ke Masyarakat Gresik

GRESIK – Bekerjasama dengan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfo Gresik menyosialisasikan kebijakan pemerintah soal rencana vaksin Covid-19 melalui Webinar (Seminar online).

Kegiatan itu dihadiri narasumber Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gresik juga disiarkan melalui radio serta media sosial maupun streaming YouTube milik pemerintah daerah.

Kepala Dinas Kominfo Gresik Budi Raharjo mengatakan, pihaknya terus nelajuka  deseminasi informasi tentang kebijakan pemerintah mengurangi penyebaran Covid-19 khususnya tentang vaksin yang diharapkan cara menghentikan penyebaran virus corona. 

Diungkapkan Budi, tata kelola pembuatan vaksin tidak mudah dan juga tidak bisa instan harus melalui proses panjang mulai dari pembuatan, uji coba, produksi sampai penggunaaannya. 

"Melalui deseminasi oleh yang berkompeten diharapkan masyarakat tetap mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan, tidak abai hanya karena berharap pada vaksin yang masih melalui proses panjang," ungkapnya, Kamis (19/11/2020).

Kekebalan kelompok (herd immunity), terang Budi dapat diwujudkan dengan cara menjaga yg rentan dari tertular, jika lingkungannya sehat dan patuh protokol.

Webinar ini ingin membangun kesadaran bersama akan arti pentingnya protokol kesehatan untuk meminimalisir penyebaran Virus Corona.

"Wujud kerjasama pemerintah pusat dan daerah dalam pemberantasan dan pencegahan penyebaran oleh Komite penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (KPCPEN), Kementerian Kominfo dan Dina Kominfo Gresik," ujarnya.

Sementara itu dalam pemaparannya dalam Webinar, Ketua IDI Gresik dr Umar Nur Rahman menerangan jika proses vaksinasi yang akan dilaksanakan pemerintah dilakukan dalam tiga fase.

Fase pertama, ucap Umar sudah dilakukan dan diujicoba terhadap kurang dari 100 orang. Kemudian, fase yang kedua sudah diujicoba kepada 400 sampai 600 orang yang saat ini diujicoba.

"Baru kemudian tahap 3 di Bandung diuji ke masyarakat lebih banyak, jadi vaksin ini butuh persiapan aman dan stabil serta evisien serta terus ada pengawasan BPOM RI," imbuhnya saat Webinar yang digelar Diskominfo Gresik terkait vaksin Covid-19.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar