Bangkit di Tengah Pandemi, Program BPUM Membantu UMKM Gresik

  Selasa, 01 Desember 2020   Adi Ginanjar Maulana
Ilustrasi UKM

GRESIK - Program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) senilai Rp2,4 Juta yang dikucurkan pemerintah pusat sangat membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gresik Jawa Timur agar bisa bertahan di tengah pandemi.

Dari data yang dihimpun dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindustrian Perdagangan Gresik, hingga saat ini total ada 2.445 usaha mikro berbagai jenis yang mendapatkan stimulus bantuan dari Kementrian Koperasi dan UMKM RI.

Bantuan tersebut langsung diterima oleh penerima. Meski begitu, pemerintah daerah terus melakukan fungsi pengawasan sehingga bantuan tersebut bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

"Hingga saat ini sudah ribuan penerima usaha mikro yang mendapatkan. Mereka memanfaatkan untuk modal usaha. Tentu, kami di daerah melakukan monitoring, namun seluruh proses pencairan langsung pusat," kata Agus Budiono, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindustrian Perdagangan Gresik, Rabu (25/11/2020).

Agus mengungkakan, tak bisa dipungkuri di tengah pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak awal tahun sejumlah usaha mikro terdampak, bahkan mereka harus menutup usahanya karena daya beli masyarakat memang menurun drastis, utamanya saat pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang juga terjadi di Gresik.

Namun terang Agus, adanya pandemi corona ini juga membuat sejumlah usaha memutar otak. Mereka berinovasi agar usahanya tetap bisa diminati. Seperti beralih dengan penjualan daring, bahkanmemanfaatkan teknologi digital serta promosi di medsos.

"Agar tak gulung tikar sejumlah pengusaha kecil memutar otak bagaimana jualannya bisa diterima masyarakat. Misalnya dengan beralih dengan memanfaatkan penjualan online, ini sangat penting dilakukan," imbuh dia.

Terkait dengan bantuan permodalan untuk membangkitkan UMKM, Agus memastikan penyaluran BPUM sudah tepat sasaran. Bahkan, sejumlah ia terus mendorong agar UMKM terus berinovasi dan bisa bangkit.

Sementara itu dikutip dari website resmi pemerintah, Banpres BPUM mulai dikucurkan kepada pengusaha mikro sejak 24 Agustus 2020. Diharapkan dari bantuan sosial langsung ini kalangan UKM yang terdampak akibat pandemi Coronavirus disease 2019 mulai produktif dan menggulirkan lagi usaha mereka.

Pemerintah sendiri menargetkan 12 juta UKM menjadi penerima bantuan tersebut. Dana bantuan itu akan ditransferkan secara langsung ke rekening para penerima sehingga langsung bisa dimanfaatkan untuk akses permodalan.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar