Carry Pickup, Rajanya Kendaraan Niaga dari Suzuki

  Selasa, 01 Desember 2020   Rizma Riyandi
Suzuki Carry Pickup dimodifikasi dalam ajang GIIAS 2019, Tangerang [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Selain segmentasi passenger car yang mulai pulih, penjualan kendaraan niaga ringan juga cukup membaik. Hal ini diketahui dari meningkatnya permintaan para pelaku usaha untuk mengembangkan dan menstimulasi perekonomian di Indonesia. Contohnya seperti Suzuki Indonesia dengan produk Suzuki Carry Pickup.

Dilansir dari Suara.com, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mampu berkontribusi melalui produk New Carry Pickup di masa pandemi COVID-19. Pada Oktober 2020, jagoan Suzuki untuk kendaraan niaga ini berhasil mendominasi 55 persen market share pada segmen kendaraan niaga ringan baik untuk penjualan retail maupun wholesales.

AYO BACA : Gemparkan Masyarakat, Penemuan Jasad ABG di Kebun Singkong Diduga Korban Pembunuhan

"Selama Januari - Oktober 2020, total penjualan retail New Carry Pickup mencapai 31.175 unit dan berkontribusi hingga 60,4 persen untuk segmen kendaraan niaga ringan," jelas Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS, dalam keterangannya.

Ia menambahkan, pencapaian ini semakin membuktikan bahwa New Carry Pickup adalah rajanya Pickup di Indonesia, sebelumnya pada periode yang sama di tahun lalu, New Carry Pick Up mendominasi segmen kendaraan niaga sebesar 57 persen.

AYO BACA : Letusan Semeru Bikin Warga Berlarian Mengungsi ke Gunung Sawur

"Tahun ini New Carry semakin mendominasi dengan peningkatan pangsa pasar sebesar 3,4 persen," terang Donny Saputra.

Selain menjadi pilar segmen kendaraan niaga ringan, Rajanya Pickup ini juga berkontribusi terhadap total penjualan Suzuki secara Nasional. Pada periode Januari - Oktober tahun ini, New Carry Pickup berkontribusi sebesar 55 persen.

Lebih lanjut Donny Saputra menjelaskan, kepercayaan pelanggan terhadap New Carry Pick Up telah menjadikan Rajanya Pickup ini sebagai pilar segmen kendaraan niaga ringan di Indonesia.

"Fakta ini semakin memotivasi kami untuk terus mendampingi masyarakat dan berkontribusi pada industri otomotif dengan menyediakan produk dan layanan berkualitas," tutupnya.

AYO BACA : APBD Jatim 2021 Resmi Disahkan, Defisit Anggaran Rp 1,797 triliun

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar