Kembangkan Pelacakan, Polrestabes Surabaya Buru Bandar Narkoba di Lapas Madiun

  Rabu, 02 Desember 2020   Rizma Riyandi
Petugas Satnarkoba Polrestabes Surabaya saat memeriksa napi di Lapas Madiun belum lama ini. [Foto/istimewa]

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Satresnarkoba Polrestabes Surabaya telah mengamankan seorang bandar sabu. Menurut informasi, tersangka bernama Ismail ini merupakan warga Tambaksari, Surabaya. Pelaku yang kedapatan memiliki sabu seberat 312,98 gramn diperiksa dan mencatut sejumlah nama.

AYO BACA : Pemerintah Terbitkan Panduan Natal di Masa Pandemi, Ini Ketentuannya

Dilansir dari Beritajatim.com, Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian menjelaskan, usai mengamankan Ismail, petugas mengembangkan pelacakan jaringan pengedar narkoba. Setelah diselidiki Ismail mengaku dikendalika oleh ES, seorang narapidana (Napi) di Lapas Madiun.

AYO BACA : Pemerintah Pangkas Cuti Akhir Tahun 3 Hari, 28-30 Desember Tetap Masuk Kerja

“Benar kita melakukan pemeriksaan di Lapas. Jadi warga binaan atau napi berinisial ES itu, diduga mengendalikan peredaran narkoba yang dijalankan tersangka Ismail,” jelasnya, Selasa (1/12/2020).

Ismail ditangkap Unit III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya pada Oktober 2020. Pria 38 tahun asal Jalan Sawentar no 11, Tambaksari Surabaya itu terbukti menyimpan sabu 312,98 gram. Menurut Kasat Narkoba, dalam pemeriksaan Ismail mengaku bahwa narkoba jenis sabu yang diedarkannya itu, didapat setelah memesan kepada ES.

Dari hasil pemeriksaan, ES tercatat pernah ditangkap Unit III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya pada 2017 dengan barang bukti sabu 3 ons. Dalam kasus ini, ES divonis 8 tahun enam bulan oleh pengadilan.

“Hasil pemeriksaan terhadap ES akan kami pelajari untuk pengembangan kasus ini,” tutup alumni Akpol tahun 2002 ini.

AYO BACA : Februari Mulai Penyuntikkan, Simak Cara Vaksinasi Covid-19 Khusus Jalur Mandiri!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar