Liga 1 Tak Jelas, David Da Silva Mundur dari Persebaya

  Senin, 07 Desember 2020   Rizma Riyandi
David Da Silva (Suara.com)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- David Da Silva akhirnya resmi mengundurkan diri dari Persebaya Surabaya lantaran kompetisi Liga 1 tak kunjung ada kejelasan.

Dilansir dari Suara.com, dalam pernyataannya, David Da Silva mengaku situasi tidak ada kompetisi sangat merugikan dirinya. Lebih lagi ia sudah 10 bulan tidak bermain.

"Situasi ini tidak baik bagi saya. Sudah sepuluh bulan saya tidak bermain. Saya harus melangkah. Tidak bisa menunggu situasi ini," terang David Da Silva, dikutip dari laman resmi Persebaya.

AYO BACA : Pemkot Surabaya Intensifkan Pengerukan untuk Antisipasi Banjir

David Da Silva sendiri belum terbuka ke mana akan berlabuh setelah ini. Yang pasti, ia mengaku banyak mendapat tawaran dari beberapa klub di Asia Tenggara dan Asia. Hanya saja, sejauh ini, ia belum mengambil keputusan.

"Memang ada beberapa tawaran bergabung. Tetapi, saya masih belum putuskan. Lihat beberapa hari ke depan," ujar David Da Silva.

David Da Silva menyampaikan terimakasih kepada Persebaya dan Bonek yang telah mendukung selama ini. Ia mengaku Persebaya telah banyak membantu. Baik dari karir maupun keluarganya selama ini. Begitu juga dengan Bonek. David mengaku tidak akan melupakan fanatisme suporter seperti yang ditunjukkan Bonek.

AYO BACA : Keren! WhatsApp Bisa Terhubung Empat Perangkat Sekali

"Luar biasa Bonek. Saya pasti ingat. Dan selalu merindukan momen momen kebersamaan ini," ujarnya.

"Terimakasih juga kepada rekan-rekan pemain dan tim pelatih atas kebersamaan selama ini. Semoga ke depan Persebaya mampu meraih prestasi," lanjutnya.

Sementara itu, manajemen Persebaya, Candra Wahyudi membenarkan mundurnya David ini. Ia mengaku sudah menerima permintaan tersebut. Saat ini, manajemen tengah menyiapkan dokumen yang diperlukan bagi David untuk bisa melanjutkan karirnya di luar Indonesia.

"Kami menghargai apa keputusan yang diambil David. Siapapun, saya kira memang tidak nyaman dengan situasi ini. Belum ada kepastian akan kelanjutkan kompetisi. Kami pun sama. Menjadi serba salah ketika akan bergerak," ujar Candra Wahyudi.

AYO BACA : Jumlah Tenaga Medis Meninggal Akibat Covid-19 di Jawa Timur Jadi yang Tertinggi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar