Pandemi Disebut Jadi Faktor Kekalahan MAJU di Pilkada Surabaya

  Kamis, 10 Desember 2020   Rizma Riyandi
Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin menyampaikan pernyataannya. Dalam hitung cepat Pilwali Surabaya, pasangan Machfud Arifin-Mujiaman kalah unggul dari pasangan Eri-Armuji, salah satu faktor kekalahan lantaran pandemi. [Suara.com/Arry Saputra]

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Pasangan Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU) kalah dari pesaingnya pasangan Eri-Armuji. Merespons hal tersebut Tim Pemenangan MAJU menilai faktor pandemi Covid-19 menjadi faktornya.

Dilansir dari Suara.com, Juru bicara tim pemenangan MAJU Arif Fathoni mengatakan kekalahan suara yang diperoleh oleh MAJU karena rendahnya angka partisipasi masyarakat dalam pilkada kali ini. Hal tersebut sudah diprediksi dan diupayakan tidak terjadi, namun masih banyak yang tidak datang ke TPS.

"Kita baru pertama menyelenggarakan Pemilu di tengah pandemik. Kami sudah menduga bahwa partisipasi publik akan menurun. Namun kami semua sudah segenap tenaga untuk melakukan edukasi politik," katanya, Rabu (9/12/2020).

AYO BACA : PILKADA SURABAYA: Machfud Arifin Kalah Telak di TPS Tempatnya Mencoblos

Meski begitu tim pemenangan dari koalisi partai memilih untuk menunggu hasil perhitungan asli dari form C1.

Ketua DPD Golkar Surabaya ini pun meminta masyarakat sabar untuk menunggu penghitungan riil dari KPU Kota Surabaya, karena penghitungan dari lembaga penyelenggara pemilu itulah yang dinyatakan sah.

"Quick count hanya sebagai opini metode penghitungan alternatif. Kami tetap meminta masyarakat Surabaya untuk menunggu rekapitulasi dari KPU Surabaya," tuturnya.

AYO BACA : Quick Count Sementara Poltracking: Eri-Armuji 57,09% Machfud-Mujiaman 42,91%

Sementara di pihak Er-Ji yang menerima hasil perhitungan cepat unggul tengah berpesta. Mereka tengah mendeklarasikan kemenangannya. Thoni menilai jika hal itu sah-sah saja dilakukan karena merupakan pilihan mereka.

"Sah-sah saja. Itu bagian dari dinamika demokrasi. Kami tidak dalam kapasitas mengomentari paslon sebelah," ucapnya.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil hitung cepat Poltracking, pasangan nomor urut 1 Eri Cahyadi-Armuji memperoleh 57,41 persen, paslon nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman 42,59 persen.

Kemudian hasil quick count Populi Center, Eri-Armuji mengumpulkan 56,51 persen, sedangkan Machfud Arifin-Mujiaman 43,49 persen. Adapun hasil hitung cepat Charta politica, Eri-Armuji 55,59 persen, Machfud Arifin-Mujiaman 44,41 persen.

AYO BACA : Komnas HAM Temukan Fakta Baru soal Penembakan Laskar FPI

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar