Viral! Suami Duel Lawan Sopir Angkot Gara-gara Sering Angkut Istrinya

  Kamis, 10 Desember 2020   Rizma Riyandi
Video dua pria duel di pinggir jalan di Gresik Jawa Timur (Istimewa)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Seorang suami di Gresik mengajak duel sopir angkot. Tidak hanya itu, sang suaminya juga menghancurkan kaca mobil angkutan. Kekacauan tersebut diduga terjadi lantaran suami cemburu istrinya sering diantar pulang pergi ke tempat kerja.

Dilansir dari Suara.com, aksi seorang suami ini sempat viral di media sosial dan grup WhatsApp karena perkelahian terjadi di pinggir jalan raya. Dalam video berdurasi 44 detik ini, dua pria sama-sama berusia di atas lima puluh tahun terlihat berkelahi di pinggir jalan Metatu, Kecamatan Benjeng.

Keduanya bersitengang dan saling tarik serta berusaha saling memukul. Seorang perempuan terlihat melerai, namun kewalahan. Tidak lama kemudian, beberpa warga datang ikut melerai juga.

Belakangan diketahui, seorang pria yang memakai topi yang tengah berkelahi itu adalah Samsuri (54), suami dari Julaikah (50), warga Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme. Kemudian pria berbaju kotak-kotak, seorang sopir angkot bernama Imam Tamami warga Jogodalu, Kecamatan benjeng.

AYO BACA : Pandemi Disebut Jadi Faktor Kekalahan MAJU di Pilkada Surabaya

Kapolsek Benjeng AKP Lukman Hadi mengatakan, kronologis kejadian itu bermula, saat sang suami mengetahui jika istrinya Julaikah tengah makan bersama dengan sopir angkot Imam Tamami.

Kemudian, Samsuri atau pelaku yang datang membawa mobil pick up, langsung melemparkan batu besar ke kaca angkutan sebelah kanan dan kiri.

Akibat dari kejadian itu, kaca mobil milik Imam pecah. mendengar ada suara pecahan kaca, korban langsung menghampiri pelaku dan menanyakan maksudnya. Situasinya tambah tegang, sehingga keduanya hampir adu jotos.

“Kasus perkelahian yang viral di media sosial itu sudah ditangani. Perkelahian tersebut dilatarbelakangi motif asmara, Samsuri diduga cemburu karena Julaikah istrinya sering diantar kerja ke sebuah pabrik sarung, pulang pergi naik angkot milik Muhammad Imam Tamami,” kata Lukman, Kamis (10/12/2020).

AYO BACA : Jokowi 'Letoi' Tuntaskan Kasus HAM

Menurut keterangan korban, saat pulang kerja, Julaikah tidak langsung pulang ke rumah, namun wanita paruh baya ini minta diantar makan lontong dan bakso kikil di jl raya Metatu Benjeng. Hal itu akhirnya membuat suiaminya cemburu.

"Perempuannya itu sering telpon minta jemput saat pulang dari pabrik. Setiap sore telpon, karena minta bareng pulangnya. Saat itu si sopir mau antar ke pasar Cerme, namun si perempuannya malah mengajak makan kikil. Begitu selesai makan, tahu-tahu angkot ada yang mecahin," ujarnya.

"Kalau menurut keterangan pelapor, tidak ada hubungan yang spesial. Hanya sebatas penumpang dan sopir saja," katanya.

Akibat dari kejadian itu, sopir angkot rugi sekitar lima juta rupiah. Polisi memberi batas waktu selama tiga hari agar Samsuri segera menyerahkan diri. Pasalnya, saat polisi melakukan pemeriksaan terhadap kasus ini, pelaku malah kabur meninggalkan rumah.

"Pengakuan korban sopir angkot bersedia berdamai, asalkan terlapor memberikan ganti rugi," ujarnya.

AYO BACA : PDIP Jatim Klaim Unggul di 11 Kabupaten/Kota

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar