Heboh! Sejoli Mesum di Lampu Merah Kenjeran Bikin Geger Warga Surabaya

  Senin, 14 Desember 2020   Rizma Riyandi
Video sejoli mesum di atas motor di perempatan jalan Kenjeran Surabaya (Suara.com/Arry Saputra)

KENJERAN, AYOSURABAYA.COM -- Video perempuan dan laki-laki sedang berboncengan mendadak viral di media sosial. Pasalnya mereka berani berbuat mesum di Jalanan Kota Surabaya. Video berdurasi 30 detik itu tersebar melalui percapakan WhatsApp pada Senin (14/12/2020).

Dilansir dari Suara.com, dalam video tersebut menampilkan penumpang pria yang dibonceng perempuan menggunakan motor matic berhenti di lampu merah. Keduanya pun tak mengenakan helm.

AYO BACA : Kulit Manggis Berpotensi Jadi Anti Covid-19

Pengamatan dalam video, pria itu tengah memeluk sang perempuan dari belakang. Tanpa rasa malu ia pun menciumi leher hingga pipi. Sementara perempuan tersebut terlihat pasrah dan menerima perlakuan pria tersebut meski berada di tempat umum dan terlihat banyak pengemudi lain di belakangnya.

Video ini diduga berlatar di perempatan Jalan Kenjeran Surabaya. Hal tersebut terlihat dari kubah Masjid yang tak asing di samping kiri dua sejoli tersebut yang nampak dalam video.

AYO BACA : Habib Rizieq Positif Covid-19 Dituding Hasil Operasi Intelijen

Suara sang perekam dalam logat bahasa Madura menyebut bahwa si pria sedang memegangi bagian intim si perempuan.

"Sosonah etogguk bereng, haram sosoneh etogguh jeh sosonah (payudaranya dipegang juga, susunya itu dipegang susunya)," ungkap si perekam.

Perekam video tersebut juga menduga bahwa si pria itu sedang mabuk atau dalam pengaruh alkohol. Bahkan ia juga sempat mengatakan kalau pria itu memakai obat-obat terlarang, seperti di wajahnya yang terlihat sedang teler.

"Paleng nganggui nak kanank jah to. Benni mendem tok juah, apos pos (Mungkin habis makai orang itu. Gak hanya mendem aja, nyosor)," katanya.

AYO BACA : Cara Cegah Penyebaran Covid-19 Klaster Keluarga, Perhatikan Baik-baik!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar