Badan Jalan Menuju Penyeberangan Sungai Brantas Longsor, Akses 2 Desa Terputus

  Selasa, 15 Desember 2020   Rizma Riyandi
Sungai Brantas (Suara.com)

TULUNGAGUNG, AYOSURABAYA.COM -- Akses jalan menuju perahu penyeberangan yang menghubungkan dua desa di daerah berbeda (Tulungagung dan Blitar) di Desa Buntaran Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur,  longsor. Longsor terjadi akibat tergerus luapan air Sungai Brantas sejak Ahad (13/12) malam hingga Senin (14/12) siang.

AYO BACA : Bocor! Ini Spesifikasi Unggulan Samsung Galaxy M12

Dilansir dari Republika.co.id, tidak ada korban jiwa akibat ambrolnya jalan tersebut. Namun, arus lalu lintas yang biasa menggunakan jasa perahu penyeberangan antardesa di dua kabupaten yang berhimpitan ini, otomatis terganggu.

AYO BACA : Habib Rizieq Ditahan, Begini Reaksi Nikita Mirzani

"Air Sungai Brantas meluap, arusnya sangat deras dan melewati area yang tidak biasanya dilalui aliran air sungai sehingga badan jalan ini amblas tergerus air bah yang datang," kata Priyatna, salah satu kru perahu penyeberangan yang saat ini terpaksa istirahat, tidak bekerja karena arus sungai tidak aman untuk aktivitas penyeberangan sungai.

Supervisor Perum Jasa Tirta Tulungagung, Abdul Basit mengatakan, akses itu merupakan jalan alternatif, kendati begitu pihaknya akan memperbaiki jalan itu. "Ini sudah ranah sosial karena jalan ini akses ekonomi warga,” kata Basit.

Untuk itu, PJT berencana untuk secepatnya berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai(BBWS) dan Dinas PUPR Tulungagung.  Koordinasi ini untuk membahas anggaran dengan pihak yang berwenang dalam melakukan perbaikan.

"Karena sekarang akhir tahun, kemungkinan juga tidak ada anggaran dalam waktu dekat," ujar Basit.

AYO BACA : Gejala yang Mungkin Muncul Setelah Vaksinasi Covid-19

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar