Risma Diisukan Bakal Jadi Mensos, PDIP Surabaya: Itu Kewenangan Pusat

  Selasa, 15 Desember 2020   Rizma Riyandi
Walikota Surabaya Tri Rismaharini (Suara.com)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Walikota Surabaya Tri Rismaharini digadang-gadang bakal menduduki posisi Menteri Sosial. Menanggapi hal ini, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan kewenangan memilih menteri ada pada Presiden Joko Widodo.

"Semua itu adalah kewenangan pusat. Kami tidak bisa mencampurinya," katanya di Surabaya, Selasa (15/12/2020), dilansir dari Suara.com.

Dia tidak bersedia menanggapi lebih jauh isu itu. DPC, kata dia, sekarang sedang fokus untuk mengikuti tahapan pilkada Surabaya yang sekarang baru memasuki rekapitulasi suara tingkat kota.

"Kami masih fokus dengan pilkada Surabaya," katanya.

Isu tersebut berawal dari pernyataan pelaksana tugas Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia Surabaya Yusuf Lakaseng.

"Saya dapat kabar, jika nantinya Ibu Risma ditunjuk Presiden Joko Widodo, menjadi mensos di Kabinet Indonesia Maju," katanya.

AYO BACA : Drama Korea Mr. Queen Raih Rating Tinggi, Ayo Intip Sinopsisnya!

Risma yang merupakan kader PDI Perjuangan menyatakan akan mengikuti perintah ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri.

"Nanti kita lihat, saya ikut bu Mega saja," kata Risma.

Sejauh ini, Risma mengatakan belum mendapat tawaran dari siapapun, termasuk Presiden Jokowi.

Risma Bantah Ditelpon Jokowi

Baru-baru ini beredar kabar bahwa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mendapat tawaran dari Presiden Jokowi untuk menduduki jabatan Menteri Sosial. Namun perempuan yang telah menjadi orang nomer 1 di Surabaya itu segera mengklarifikasi kabar burung tersebut.

Risma membantah telah ditelepon dan ditawari menjadi menteri sosial (Mensos) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagaimana isu yang mencuat akhir-akhir ini.

AYO BACA : Cara Menulis Tebal, Miring, hingga Terbalik di WhatsApp

"Tidak ada (telepon), belum ditawari (jadi mensos)," katanya pendek saat ditanya wartawan terkait isu Risma menjadi menteri sosial yang ramai akhir-akhir ini, Senin (14/12/2020).

Kemarin, Plt Ketua DPD PSI Surabaya, Yusuf Lakaseng, melontarkan pernyataan kalau Risma akan berangkat ke Jakarta. Kali ini, ia mendapatkan bisikan, jika Wali Kota Risma dapat tawaran menjadi Mensos.

Hal itu disampaikan Yusuf saat DPD PSI Surabaya mengadakan tasyakuran kemenangan Eri Cahyadi-Armuji di Pilkada Surabaya.

"Saya dapat kabar, jika nantinya Ibu Risma ditunjuk Presiden Joko Widodo, menjadi menteri sosial di Kabinet Indonesia Maju," ujar Yusuf Lakaseng.

Dalam hal ini, Yusuf semakin yakin jika kinerja Wali Kota Risma cukup bagus. Terlebih lagi, Risma sudah mengubah wajah Surabaya, bahkan sudah mendunia.

"Di Surabaya, wali kota bisa langsung meloncat ke menteri, tanpa harus menjadi gubernur Jawa Timur terlebih dahulu. Ini menunjukan, kalau Surabaya itu kota mendunia," ungkapnya.

Sebelumnya, Yusuf mengaku mendapatkan informasi valid kalau Risma telah ditelepon oleh Presiden Joko Widodo dan ditawari langsung menjadi menteri sosial.

Belakangan kabar ini dibantah oleh Risma. Sementara Yusuf, sampai berita ini diturunkan tidak bisa dihubungi terkait klaimnya tersebut. Ia menghilang, nomor teleponnya tidak bisa dihubungi.

AYO BACA : Badan Jalan Menuju Penyeberangan Sungai Brantas Longsor, Akses 2 Desa Terputus

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar