Curi Motor Tukang Soto, Pemuda Ini Hampir Babakbelur Dikerubungi Warga

  Rabu, 16 Desember 2020   Rizma Riyandi
Pemuda pencuri motor. (Jatimnow)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Seorang pemuda dievakuasi Tim Unit Reskrim Polsek Tegalsari dari kepungan warga. Pemuda tersebut hampir dihakimi sepihak setelah tepergok mencuri motor Honda Scoopy milik pembeli soto di Jalan Pasar Kembang, Surabaya.

Dilansir dari Republika.co.id, pencurian itu terjadi sekitar pukul 23.10 Wib, Selasa (8/12/2020) di depan warung soto. Tersangka teridentifikasi bernama As Ari (24), warga Jalan Pandegiling III No. 32, Tegalsari, Surabaya.

AYO BACA : Nokia 5.4 Resmi Meluncur ke Pasaran, Spesifikasi Cukup Ciamik

Pelaku saat itu mencuri motor milik Sahrul Aprilian (17), warga Jalan Kedungdoro, Surabaya. Kanitreskrim Polsek Tegalsari, Iptu I Made Sutayana menyebut bahwa pelaku beraksi seorang diri. Pelaku tidak membawa motor sarana saat mencuri, tapi jalan kaki.

"Tersangka memang sudah mengincar motor korban. Dia pura-pura beli soto kemudian duduk di dekat korban yang waktu itu sedang makan soto. Jadi sudah direncanakan," jelas Made, Selasa (15/12/2020).

AYO BACA : Desainer Face Shield Love Milik Titi DJ yang Dipakai saat Jadi Juri Indonesian Idol

Ketika duduk di samping korban, tersangka pelan-pelan mengambil kunci motor korban yang waktu itu diletakkan di sampingnya. Setelah berhasil, pelaku membawa kabur motor korban.

Namun korban mengetahui kalau motornya dibawa kabur pelaku dan langsung berteriak maling. Bersama warga, korban mengejar tersangka hingga ke Jalan Kupang Segunting.

"Di jalan itu tersangka dikepung warga. Kebetulan ada anggota kami yang sedang kring serse atau patroli. Tersangka langsung kami amankan sebelum diamuk warga," jelas Made.

Dalam pemeriksaan pelaku mengaku baru sekali ini melakukan aksinya. Itu dilakukan karena ingin mempunyai motor. Namun, polisi tidak percaya begitu saja. Keterangan terhadap pelaku akan terus didalami dan dikembangkan.

"Ngakunya memang baru sekali. Katanya ingin punya motor yang bagus, seperti milik korban itu. Tapi pemeriksaan terhadapnya akan terus kami lakukan. Karena tidak menutup kemungkinan masih ada korban lainnya," pungkas Made.

AYO BACA : 5 Fakta Tri Rismaharini Pantas Jadi Menteri Sosial

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar