BTN Gelar Pameran Perumahan Virtual, Pas di Kantung Generasi Milenial

  Rabu, 16 Desember 2020   Rizma Riyandi
HUT KPR- Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Pahala Nugraha Mansury (kanan) didampingi Direktur Consumer and Commercial Lending Bank BTN Hirwandi Gafar (tengah) dan Direktur Operation, IT, and Digital Banking Bank BTN Andi Nirwoto (kiri) kompak menekan tombol pembukaan KPR BTN Anniversary Virtual Expo di Menara BTN di Jakarta, Senin (14/12). (istimewa)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- PT Bank Tabungan Negara (Persero) menggelar pameran properti virtual atau Virtual Property Expo yang diikuti oleh 75 pengembang selama 1 bulan penuh, Mulai  14 Desember dan akan berakhir 14 Januari 2021 mendatang.

Pameran virtual ini digelar dalam rangka memeriahkan HUT KPR ke-44. Sebab, Bank BTN merupakan pelopor kredit pemilikan rumah (KPR) yang diawali sejak 1976 lalu.

Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan pameran virtual selama satu bulan tersebut, menjadi langkah perseroan untuk mendukung catatan positif pada sektor perumahan yang menjadi core business Bank BTN.

“Di tengah tekanan pandemi, sektor  perumahan mencatatkan pertumbuhan mencapai 2% pada triwulan III/2020. Sementara, tahun 2021 diproyeksikan pertumbuhannya ekonomi bakal mencapai 5% dan sektor perumahan menjadi salah satu andalan pemerintah untuk mendorong ekonomi nasional bergerak naik,” ujar Pahala.

AYO BACA : Zona Merah Makin Banyak, Pemda Diminta Serius Tangani Covid-19

Pahala mengemukakan melalui pameran inidiharapkan dapat mendongkrak kinerja penyaluran kredit perseroan, disamping untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki rumah.

Menurutnya, peluang sektor properti untuk tumbuh masih besar di tengah angka backlog yang tinggi. Maka, melalui virtual expo ini, memberikan kemudahan akses bagi masyarakat berpenghasilan tetap dan tidak tetap untuk memiliki rumah secara online dengan bunga KPR murah di masa pandemi Covid-19.

“Saat ini masyarakat sangat dimudahkan dengan berbagai teknologi pendukung. Ada sekitar ratusan proyek perumahan yang bisa ditinjau dan dibeli masyarakat secara virtual melalui portal www.btnproperti.co.id. Untuk masyarakat fixed income, kami berikan bunga 4,4% fixed selama 1 tahun. Untuk masyarakat non-fixed income, bunga sebesear 7,44% fixed 1 tahun,” jelas Pahala.

Bank BTN juga memberikan promosi berupa bebas biaya admin, provisi, dan appraisal. Promosi lainnya yang juga dapat dinikmati masyarakat adalah diskon asuransi jiwa hingga 15% dan top up tabungan hingga Rp440 ribu. Berbagai kemudahan tersebut bisa dinikmati masyarakat Indonesia mulai 14 Desember 2020 hingga 14 Januari 2021.

AYO BACA : Diduga Mabuk, Artis Salshabilla Adriani Kabur Setelah Tabrak 2 Mobil Orang

Ada berbagai inovasi yang telah perseroan lakukan terutama dalam mendukung program perumahan nasional. Tujuannya, agar  bisnis sektor perumahan tetap berjalan pada masa pandemi Covid-19 dan masyarakat dapat terpenuhi kebutuhannya untuk memiliki rumah layak yang mereka idamkan.

Virtual Property Expo dengan dukungan layanan serba digital melalui mobile banking merupakan sarana yang Bank BTN siapkan dan menjadi jawaban bagi masyarakat untuk punya rumah dengan mudah melalui Bank BTN.

Hingga Oktober 2020, emiten bersandi saham BBTN mencatatkan pertumbuhan positif pada segmen KPR subsidi. Perseroan mencatatkan KPR Subsidi tumbuh di level 6,09% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp104,46 triliun pada Oktober 2020. BBTN pun tercatat telah menyalurkan KPR non-subsidi senilai Rp71,91 triliun hingga bulan ke sepuluh tahun ini.

Di segmen pembiayaan syariah yang didominasi KPR pun, BTN Syariah mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,31% yoy menjadi Rp24,56 triliun per Oktober 2020.

“Melalui pameran ini, kami harapkan mampu mendorong penyaluran kredit dan pembiayaan. Kami menargetkan secara keseluruhan kredit akan tumbuh di kisaran 2%-3% pada akhir tahun nanti,” ujarnya.

AYO BACA : KPU Surabaya Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Suara, Suasana Tegang Hujan Interupsi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar