Asteroid Sebesar 2 Kali Lapangan Sepak Bola Bakal Dekati Bumi pada Hari Natal

  Kamis, 17 Desember 2020   Rizma Riyandi
Ilustrasi sebuah asteroid sedang melintas dekat Bumi. [Shutterstock]

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Badan Antariksa Amerika Serikat atau NASA sedang mengawasi asteroid besar yang akan meluncur melewati Bumi bertepatan pada Hari Natal.

Dilansir dari Suara.com, Asteroid 501647 (2014 SD224) ada dalam daftar 'Pendekatan Dekat' badan antariksa AS. Asteroid tersebut dikatakan bisa mencapai lebar 689 kaki atau sama seperti luas dua lapangan sepak bola.

Diperkirakan datang dalam jarak 1,9 juta mil dari Bumi. Meskipun tidak berisiko sama sekali, tetapi dalam hal ruang yang cukup dekat.

Melansir laman The Sun, Kamis (17/12/2020), setiap objek antariksa yang bergerak cepat yang datang dalam jarak sekitar 4,65 juta mil dianggap "berpotensi berbahaya" oleh organisasi antariksa.

Batuan luar angkasa diperkirakan akan meluncur melewati planet kita pada 25 Desember mendatang. Sekitar pukul 20:20 UTC.

Menurut tabel Pendekatan Dekat NASA, asteroid yang jauh lebih kecil yang disebut 2020 XY juga akan terbang jauh lebih awal pada hari itu.

AYO BACA : Pengendara Motor Tewas Usai Terlindas Truk di Pantura Tuban

Asteroid ini bisa mencapai lebar 144 kaki tetapi jaraknya harus lebih jauh. Diperkirakan akan melesat pada jarak 3,6 juta mil dari Bumi.

Asteroid 501647 (2014 SD224) yang lebih besar dan lebih dekat bergerak dengan kecepatan sekitar 22.000 mil per jam.

NASA telah memberi label pada kedua asteroid sebagai Objek Dekat Bumi (NEO).

Ramalan Kiamat Suku Maya

Lagi-lagi suku Maya merilis ramalan terjadinya kiamat. Kali ini diungkap oleh salah seorang pemuka agama yang meramalkan dunia akan berakhir sebelum Natal tahun ini.

Pastor Paul Begley percaya kiamat terjadi pada 21 Desember 2020, yang juga merupakan hari ulang tahunnya.

AYO BACA : Waduh! Suara Tidak Sah Pilkada Trenggalek 13 Ribu

Prediksi jatuhnya kiamat sering dilakukan, tetepi belum ada yg terbukti. Sempat disampaikan Nostradamus yang telah meramalkan dunia akan berakhir dengan merujuk pada "Raja Teror" akan tiba di "1999 dan tujuh bulan".

Prediksi terbaru oleh ahli teori konspirasi mengira dunia akan berakhir pada 21 Juni tahun ini, dengan mengacu pada kalender Maya.

Begley, dari Indiana, sekarang percaya dunia akan berakhir mendekati akhir tahun ini.

"Tentu saja, para penatua Maya mengatakan ini bisa menjadi akhir dunia hari ini. Mereka mungkin telah membuat kesalahan. Yah, mereka jelas membuat kesalahan pada 21 Desember 2012, jadi mereka bilang mungkin hari ini akan menjadi akhir dunia. Dan mereka membuat prediksi jika ini bukan akhir dunia hari ini, pasti ulang tahunku akan datang lagi," kata Pastor Begley dilansir dari The Sun, Jumat (7/3/2020).

21 Desember 2020, dia menambahkan, selama pertemuan besar ketika Jupiter dan Saturnus berada dalam jarak 0,1 derajat satu sama lain dan menciptakan bintang paling terang di langit sejak bintang Betlehem.

"Itu akan menjadi Jupiter dan Saturnus terdekat sejak 1623 dan bahkan tidak akan ditutup lagi selama 500 tahun lagi. Jadi ini sangat langka dan akan berada di titik balik matahari musim dingin. Itu akan terjadi pada 21 Desember 2020. Bangsa Maya sekarang menata ulang dan mengatakan ini bisa jadi akhir dari dunia seperti yang kita tahu," bebernya.

Keraguan telah dilemparkan meskipun pada nubuat Begley sebelumnya telah diumumkan. Ketika Gerhana annular Matahari terjadi pada 21 Juni, Begley mengatakan, itu adalah tanda akhir zaman. Dia sebelumnya juga menyebut Gerhana Bulan Darah sebagai tanda lain dari kiamat yang akan datang.

The Geographical Society berpendapat bahwa Bumi dapat dihancurkan oleh letusan "supervolcanic" meskipun ini dapat terjadi dalam sekitar satu juta tahun, yang tertulis pada 2017.

AYO BACA : Baku Tembak dengan Polisi di Kebonsari Surabaya, Kurir Narkoba Akhirnya Tewas

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar