Nataru, Polrestabes Surabaya Pastikan Tak Ada Sweeping dari Ormas

  Senin, 21 Desember 2020   Rizma Riyandi
Nataru, Polrestabes Surabaya Pastikan Tak Ada Sweeping dari Ormas. (Beritajatim.com)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya bersama TNI, Dishub, Satpol PP, BPB Linmas melangsungkan apel pengamanan di Mapolrestabes Surabaya, Senin (21/12/2020). Setidaknya  670 personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan.

Dilansir dari Beritajatim.com, Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo mengatakan, momen perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 nantinya sudah pasti tak ada aksi sweeping dari ormas. Surabaya sendiri akan diamankan oleh petugas yang sudah memiliki kewenangan. Sehingga, ormas apapun tak perlu melakukan aksi sendiri kecuali pemberdayaan.

“Sweeping gak boleh ada. Kita jamin umat Nasrani yang melaksanakan Ibadah Natal bisa berjalan dengan lancar dan sehat. untuk total ada 670 personel itu dari TNI, Dishub, dan Linmas dan lain-lainnya. Kalau murni Polri 455 personel,” jelasnya.

Hartoyo mengaku pengamanan momen Natal dan Tahun Baru juga tak lepas dari pengetatan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Hal itu dalam rangka menciptakan situasi dan kondisi Natal dan Tahun Baru aman, tertib, damai dan sehat. Oleh sebab itu, petugas akan melakukan penindakan dengan membubarkan kerumunan.

AYO BACA : Kafe di Sememi Dirazia, 10 Orang Diamankan

Tak hanya itu, petugas juga menjaga setiap rumah ibadah umat nasrani yang akan melangsungkan ibadah perayaan Natal. Penjagaan sendiri  lanjut Hartoyo, pengelola harus menerapkan 3M atau protokol kesehatan. Hal ini bertujuan untuk menekan adanya kerumunan tanpa kendali yang berujung penularan virus.

“Karena kita masih dalam penaggulangan covid, sehingga bukan hanya aman dan damai, tetapi sehat juga,” ucapnya.

Terkait titik rawan saat momen Natal dan Tahun Baru, Hartoyo mengaku pihaknya sudah menyiapkan pos pengamanan di batas kota. Ia mengaku setidaknya ada lima titik yang disiapkan di batas kota.

“Yang jelas pos pengamanan di batas kota. Ada lima titik disiapkan di batas kota,” kata dia.

AYO BACA : Jangan Datangi Tempat Ini Selama Musim Liburan!

Ia menambahkan setidaknya ada 10 pos pengamanan dan 11 pos pelayanan selama momen Natal dan Tahun Baru. Selain Pos Pengamanan dan Pelayanan, pihaknya juga menyiapkan pos pantau yang beroperasi pada pukul 8.00 hingga 18.00 WIB.

“Kemudian ada juga pos pantau yang sifatnya tidak tetap antara pukul 8 hingga 18.00 WIB. Tapi kalau Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan itu 1×24 jam,” kata dia.

Hartoyo juga menegaskan tidak boleh ada sweeping. Polrestabes Surabaya bersama TNI menjamin akan memberi rasa aman kepada warga yang beragama Kristiani merayakan dan beribadah Natal denga khusyuk dan aman.

“Sweeping tidak boleh ada. Saya jamin kita dari TNI-Polri dan unsur pengamanan lain, kita pastikan saudara-saudara kita yang merayakan Natal dapat melaksanakan ibadah dengan khidmat kemudian aman dan tanpa gangguan,” ucapnya.

Sementara terkait perayaan pergantian tahun, Hartoyo menegaskan pihaknya dengan tegas adanya perayaan. Polrestabes Surabaya akan menindak tegas dengan melakukan razia jika ada pihak merayakan malam pergantian tahun.

“Sudah kita imbau kemarin, dan juga forkopimda, kemudian ditegaskan pak Kapolres tidak boleh ada perayaan malam tahun baru. Silakan lakukan refleksi diri di rumah masing-masing,” ucapnya.

AYO BACA : Waspada! Jambret di Surabaya Merajalela, 5 Kali dalam Sepekan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar