Warga Jatim Tidak Boleh Gelar Perayaan Tahun Baru 2021

  Selasa, 22 Desember 2020   Rizma Riyandi
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (Republika.co.id)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melarang perayaan malam tahun baru 2021. Khofifah juga meminta destinasi wisata dan hotel membatasi jumlah kunjungan.

Dilansir dari Republika.co.id, untuk destinasi wisata dan hotel yang ada di zona merah Covid-19, kapasitasnya hanya 25 persen. Sementara yang ada di zona oranye, kapasitas kunjungan boleh sampai 50 persen.

AYO BACA : Pemuda Madura Bakal Demo Agar Kapolda Jatim Turun karena Non-Muslim

\"Tidak diperkenankan melakukan pesta pergantian tahun. Kemudian kalau itu destinasi wisata, dan hotel, atau penginapan di daerah zona merah maksimal kapasitas yang boleh diisi 25 persen. Kalau di zona oranye maksimal 50 persen,\" ujar Khofifah di Surabaya, Senin (21/12).

Khofifah melanjutkan, untuk hotel dan tempat wisata yang memiliki area wisata air atau kolam renang, tidak diperkenankan untuk dibuka. Begitu pun dengan bioskop yang dimintanya untuk menutup kegiatannya selama libur natal 2020 dan tahun baru 2021.

AYO BACA : Nataru, Polrestabes Surabaya Pastikan Tak Ada Sweeping dari Ormas

\"Bahwa hari ini kehati-hatian kami, kewaspadaan kami, untuk melaksanakan protokol kesehatan harus lebih ketat lagi. Karena ketika mobilitas dan interaksi masyarakat meningkat pada Idul Fitri, 17 Agustus, dan libur akhir Oktober 2020, ternyata signifikan terhadap peningkatanĀ  penyebaran Covid-19,\" ujar Khofifah.

Khofifah juga meminta setiap pengunjung hotel maupun destinasi wisata, harus menunjukkan bukti rapid test. Meskipun tidak mengharuskan rapid test antigen. Terkait Pemprov Bali yang telah menerapkan syarat rapid test antigen, Khofifah mengatakan siap memfasilitasi sopir truk dan bus yang akan bepergian ke sana.

\"Kalau mereka ke Bali, itu sopir truk atau bus dan keneknya Pemprov koordinasi dengan KKP akan menyiapkan rapid tes antigen dan swaber. Kami berharap dari KKP menambah tenaga kesshatan untuk melakukan swab. Insya Allah ini berlaku mulai besok sampai 4 Januari 2020,\" kata Khofifah.

AYO BACA : Masyaallah! Jasad Kakek Soewardi Masih Utuh Setelah Terkubur 30 Tahun

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar