Terjatuh Saat Beraksi, Jambret Bertato di Jombang Jadi Bulan-bulanan Massa

  Rabu, 23 Desember 2020   Rizma Riyandi
Jambret Bertato di Jombang Jadi Bulan-bulanan Massa. (Beritajatim.com)

JOMBANG, AYOSURABAYA.COM -- Seorang pelaku penjambretan bernasib malang. Pasalnya ia malah tertangkap usai beraksi di Jalan Raya Menganto, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Selasa (22/12/2020).

Dilansir dari Beritajatim.com, setelah ditangkap, pelaku kemudian menjadi bulan-bulanan massa. Setelah itu, jambret yang tubuhnya dipenuhi tato ini diserahkan ke Polsek setempat.

AYO BACA : Pemprov Jatim Tunggu Surat Pengunduran Diri Risma dari Posisi Walikota

Dari hasil pemeriksaan, pelaku bernama Ahmad Fatoni Setiawan (24), warga Pagesangan, Kecamatan Jambangan, Surabaya. Selain menangkap pelaku, polisi juga menyira barang bukti berupa gelang emas hasil kejahatan dan sepeda motor Satriya FU nopol S 6423 PW warna hitam yang dipakai pelaku.

“Saat ini pelaku sudah kita amankan. Pelaku berasal dari Surabaya. Kita amankan barang bukti berupa gelang warna kuning dan sepeda motor yang digunakan pelaku,\" kata Kapolsek Mojowarno AKP Yogas, Rabu (23/12/2020).

AYO BACA : 5.432 Hektare Sawah di Jawa Timur Terdampak Banjir

Yogas menjelaskan, korban dalam peristiwa ini adalah Rhoidah (46), warga Dusun Jetak, Desa Sidokerto, Kecamatan Mojowarno. Pada Selasa (22/12/2020) sekira jam 16.30, Rhoidah bersama para saksi berboncengan naik motor dari arah timur ke barat di Jl Raya Desa Menganto. Saat itu korban dibonceng Sulistyawati. Sementara saksi Arofik membonceng Erni.

Nah, saat itulah Arofik melihat korban dipepet oleh pelaku yang menaiki sepeda motor Suzuki Satria FU. Sejurus kemudian, pelaku menarik gelang emas yang dipakai korban. Tak ayal, tarik menarik antara keduanya pun terjadi.

Karena hal itulah, pelaku yang mengendarai sepeda motor kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Arofik pun menangkap penjambret tersebut. Kericuhan itu mengundang warga. Mereka beramai-ramai menghajar jambret yang tubuhnya penuh tato ini. “Pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan,” kata Yogas.

AYO BACA : Selama Natal dan Tahun Baru, Konsumsi Elpiji di Jatim Diprediksi Naik

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar