Ironis! Petani di Gresik Lagi-lagi Tewas Gara-gara Jebakan Tikus

  Senin, 28 Desember 2020   Rizma Riyandi
Jenazah Asmani, petani di Gresik yang tewas terkena jebakan tikus listrik (Sura.com/Amin Alamsyah)

GRESIK, AYOSURABAYA.COM -- Keempat kalinya kasus petani tewas terkena jebakan tikus listrik terjadi di Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim). Kasus terakhir ini menimpa Asmai (55) petani di Desa Jatirembe, Kecamatan Benjeng.

Dilansir dari Suara.com, Asmani ditemukan tewas di area persawahan desa setempat. Kondisinya miris, jari kanan dan kiri mengalami luka bakar, akibat sengatan listrik yang sengaja dipasang untuk menjebak tikus sawah.

Mayat Asmai itu pertama kali ditemukan Adenan, petani setempat, pada Minggu, (27/12/2020) pukul. 13.45 WIB. Saat itu ia pergi ke sawah, setiba di lokasi, dia melihat korban terlentang dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Jari tangan keduanya mengalami luka bakar.

AYO BACA : ITS Lockdown: 18 Civitas Positif Covid-19 dan 5 Meninggal

Selanjutnya Adenan langsung bergegas pulang menghubungi keluarganya. Bersama keluarga dan tetangga korban mendatangi lokasi kejadian mengangkat tubuh korban ke atas tanggul.

Kapolsek Benjeng AKP Lukman Hadi membenarkan jika ada petani tewas karena tersengat aliran listrik. Saat ini, kasus sudah tertangani. Pihak keluarga menerima karena menganggap kejadian ini sebagai musibah.

"Pihak keluarga menerima kematian korban akibat musibah dan tidak menuntut pihak lain dengan dibuatkannya surat pernyataan dan permohonan visum luar," ujarnya, Senin (28/12/2020).

AYO BACA : Parah! Lagu Indonesia Raya Dilecehkan, Jokowi dan Soekarno Dihina Habis-habisan

Menurut Lukman, korban terkena aliran kawat listrik yang masih ada arus listriknya saat sedang membenahi tanah menggunakan tangan kosong. Kemudian tanpa disengaja jari kanan dan kiri korban menempel aliran kawat listrik tersebut.

Saat itu juga, korban terpental hingga jatuh ke belakang sehingga membuat kawat listrik tersebut ikut terbawa dan putus hingga mengenai dada korban.

"Kondisi tubuh korban yaitu jari kanan dan kiri mengalami luka bakar serta dada korban ada luka bakar panjang empat sentimeter akibat terkena aliran kawat listrik jebakan tikus yang masih ada aliran listrik," ujarnya.

Sekadar mengingatkan, peristiwa petani tersengat aliran listrik di persawahan sudah beberapa kali terjadi. Kejadian paling anyar juga dialami oleh petani di Desa Tiremenggal, Kecamatan Dukun.

Kemudian seorang petani di Desa Bolo, Kecamatan Sidayu juga tewas tersengat. Lalu petani Desa Punduttrate, Kecamatan Benjeng. Terakhir Asmani petani Desa Jatirembe, Kecamatan Benjeng.

AYO BACA : Kasus Covid-19 Meningkat, RS Rujukan di Kediri Overload

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar