Malam Tahun Baru, Pemkot Surabaya Intensifkan Pengamanan di Perbatasan

  Rabu, 30 Desember 2020   Rizma Riyandi
Whisnu Sakti Buana Resmi Jadi Plt Wali Kota Surabaya. (Suara.com)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama instansi terkait menggelar rapat koordinasi persiapan pengamanan malam tahun baru 2021. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana mengatakan, koordinasi dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Surabaya.

“Sudah kita siapkan semua dari teman-teman jajaran TNI dan Polri juga siap membantu kita. Nantinya akan ada filterisasi di delapan titik batas kota. Kita juga siapkan 10 tempat swab hunter,” kata Whisnu di Surabaya, Selasa (29/12/2020), dilansir dari Republika.co.id.

Dia menjelaskan, delapan titik pos pengawasan itu tersebar di beberapa wilayah perbatasan Kota Surabaya. Yakni, Pakal, Terminal Benowo, Wiyung, Lakarsantri, Karang Pilang, Bundaran Waru (Cito), Gunung Anyar (Merr), dan Jembatan Suramadu.

AYO BACA : Limbah Kasur dan Rob Jadi Penyebab Utama Banjir di Surabaya

Whisnu melanjutkan, filterisasi di pos perbatasan pintu masuk Kota Surabaya pada 31 Desember 2020 akan dimulai sejak pukul 17.00 WIB. Nantinya warga luar kota yang tidak ada kepentingan mendesak, diimbau untuk tidak masuk ke Surabaya.

“Pada tanggal 31 Desember 2020 nanti, seluruh aktivitas kegiatan di Surabaya juga harus selesai pukul 8 malam,” ujarnya.

Untuk mengintensifkan pengawasan saat malam tahun baru, kata Whisnu, jajaran di 31 kecamatan Surabaya bersama instansi terkait juga bakal menggelar razia serentak. Sasarannya adalah seluruh tempat yang masih melakukan aktivitas kegiatan di atas pukul 20.00 WIB.

AYO BACA : Penumpang Angkutan Umum ke Jatim Turun 43%

“Jadi seluruh kecamatan dan kelurahan juga kita libatkan untuk merazia tempat-tempat yang masih melakukan kegiatan itu selesai jam 8 malam,” ujarnya.

Tak hanya itu, lanjut Whisnu, untuk mencegah terjadinya penularan, Pemkot Surabaya juga menyiapkan 10 titik lokasi swab hunter. Bagi warga yang akan keluar masuk ke Kota Surabaya dan dinilai perlu dilakukan swab, maka akan diarahkan ke lokasi itu.

“Kalau memang harus diswab itu kita siapkan di 10 titik swab hunter. Jadi tidak semua yang masuk (Kota Surabaya) itu diswab. Jadi cuma filterisasi bagi yang diperbolehkan keluar masuk Surabaya,” kata dia.

Selain itu, pemantauan juga bakal dilakukan kepada para penghuni hotel di Surabaya. Pihaknya pun mengaku telah berkoordinasi dengan pengelola atau pemilik hotel agar melaporkan hasil swab para penghuninya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edison Isir mengimbau warga Kota Surabaya agar tidak menggelar pesta malam tahun baru. Bagi mereka yang inggin menggelar kegiatan, diimbau untuk melaksanakannya di rumah saja. Hal inj juga diakuinya sejalan dengan maklumat dari Kapolri.

“Warga dalam menyambut tahun baru, monggo (silahkan) dilaksanakan sederhana di rumah masing-masing, tidak perlu berkerumun, tidak perlu arak-arakan, tidak perlu yang kemudian menimbulkan potensi untuk kerumunan, karena kita masih dalam masa pandemi Covid 19,\" kata Isir.

AYO BACA : Beda dengan Pemkot Surabaya, Polres Bangkalan Tidak Akan Tutup Jembatan Suramadu

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar