Ini Alasan Pemprov Jatim Belum Buka Pembelajaran Tatap Muka

  Jumat, 01 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Timur masih belum berani membuka pembelajaran dengan format tatap muka di seluruh sekolah yang ada di Jatim. Hal tersebut dikarenakan masih adanya peningkatan kasus positif baru virus corona atau Covid-19 di Jawa Timur.

Data yang diperoleh AyoSurabaya.com menyebutkan, per 31 Desember 2020, 935 kasus baru. Tambahan kasus tersebut tercatat sebagai angka penambahan terbanyak sedari Maret hingga Desember 2020.

Oleh karena itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan masih belum menjalankan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Sekolah belum. Jadi, tetap satu SMA, satu SMK, dan satu SLB masuk 25 persen yang sekarang sudah berjalan, durasi tiga jam pelajaran tanpa istirahat dan tanpa kantin buka,” kata Khofifah, Jumat (1/1/2021).

Khofifah mengimbuhkan, langkah antisipasi tersebut dilakukan supaya penularan yang lebih masif ketika sekolah dibuka tidak terjadi. Terlebih, kasus corona masih meningkat dan ada ancaman penularan dari mutas virus yang terjadi di Inggris.

Bila muncul kasus baru lebih banyak, pun akan membebani para tenaga kesehatan (nakes) yang ada. 

“Ini adalah satu fenomena dimana tingkat kewaspadaan itu menjadi sangat penting apabila ingin membantu para dokter, nakes, analis supaya rumah sakit tidak overload dengan cara disiplin protokol kesehatan,” ujar Mantan Menteri Sosial Republik Indonesia di periode Kabinet Kerja I Joko Widodo-Jusuf Kalla itu.

Sedangkan, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Wahid Wahyudi menjelaskan, sesuai kesepakatan empat menteri tahun 2021 di semester genap, kebijakan PTM diberikan pada pemerintah daerah.

“Khusus Jawa Timur, sesuai arahan Ibu Gubernur kita akan menyesuaikan dengan kondisi penyebaran Covid-19," kata Wahid saat dikonfirmasi AyoSurabaya.com.

"Kalau membaik, akan kita buka sebanyak-banyaknya. Tapi kalau justru memburuk tetap kita lakukan pembelajaran jarak jauh,” tutupnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar