Akibat Corona, Pendapatan Asita Terjun Bebas

  Sabtu, 02 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Logo Asita

SURABAYA, AYOSURABAYA- Ketua DPD Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA) Jatim, Imam Mahmudi mengatakan selama Pandemi Covid-19 pihaknya merugi.

Ia mengatakan, hampir setahun Asita merugi hingga 0 persen. Menurutnya, dampak 'pagebluk' yang begitu hebat mengakibatkan asosiasi travel yang dipimpinnya kian terpuruk.

"Ya makin sulit mas kondisinya. Apalagi dengan kondisi sekarang (pandemi), semakin menurun. Bahkan 0% pendapatan," katanya saat dihubungi AyoSurabaya.com, Sabtu (2/1/2021).

Pria yang akrab disapa Pak Mahmud itu menambahkan, sepanjang tahun 2020 ia dan anggotanya mengalami ujian yang sangat sulit. Mahmud menegaskan ada anggotanya yang terpaksa tetap membuka travel dengan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat. Sebab, ada anggotanya yang hanya bergantung pada travel tersebut.

"Yang pasti ya tidak ada pemasukan sama sekali di tour & travel di Jatim, apalagi regulasi pemerintah dan kondisi seperti ini kan menyulitkan para pemilik travel, konsumen juga takut mau bepergian ke mana-mana," beber Mahmud.

"Mau nggak mau ya kita harus mengikuti. Apalagi selama pandemi, karena tidak ada pemasukan sama sekali, terpaksa ada yang tetap buka dengan prokes yang ketat, bagaimanapun caranya kita tetep buka waktu itu, ya mau gimana lagi mas kan biar dapur tetep ngebul," sambungnya.

Meski demikian, Mahmud mengaku tak putus asa. Ia dan anggotanya berinisiatif membuat gebrakan baru dengan membuat beragam promosi menarik. Sayangnya, hal tersebut tidak sesuai ekspektasi mereka.

"Kita pernah banting harga sampai 50 persen, tapi ya begitu, konsumen masih banyak yang tidak mau karena takut, apalagi sekarang kalau mau kemana-mana kan harus rapid, swab dan lain sebagainya," tandasnya.

Mahmud berharap pemerintah segera mencari solusi yang tepat dalam menangani virus yang berasal dari Wuhan, Hubei, China tersebut. Kendati demikian Mahmud tetap mensupport dan memotivasi anggotanya agar tidak pesimis menghadapi kondisi sulit seperti saat ini.

Pria yang juga berprofesi sebagai pengacara itu menyebut akan menggalakan beragam inovasi pasca vaksinasi. Namun, ia masih menunggu regulasi 'anyar' dari pemerintah agar tidak bertabrakan dengan kegiatan asosiasinya.

"Ya semoga cepat berakhir (Covid-19) ini, biar kita bisa jalan normal lagi," tutupnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar