Libur Nataru, Terminal Purabaya Lengang

  Sabtu, 02 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Suasana Terminal Purabaya Surabaya lengang saat libur Natal dan Tahun Baru 2021, Sabtu (2/1/2021).

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM- Dampak Pandemi Covid-19 juga berimbas pada jumlah penumpang angkutan moda transportasi umum. Salah satunya yakni pada bus antarkota dan antar provinsi. 

Saat AyoSurabaya.com mengunjungi Terminal Purabaya Surabaya pada Sabtu (2/1/2021) siang, tampak minim aktifitas. Bahkan jumlah penumpang di Terminal Purabaya Surabaya selama libur natal dan tahun baru 2021 mengalami penurunan drastis. Tak heran bila situasi di area terminal lengang. 

Di area pengangkutan dan pintu masuk penumpang, terlihat tertib menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) 3M, yakni meggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. 

Kepala UPT Terminal Purabaya Imam Hidayat menegaskan, selama masih dalam kondisi pandemi COVID-19, para penumpang yang hendak masuk terminal diwajibakan menrerapkan 3M.  

Imam mengatakan, jumlah penumpang di pada tahun ini mengalami penurunan hebat selama pandemi COVID-19. 

"Masih sepi," ujarnya, Sabtu (2/1/2021). 
Imam menjelaskan, perihal kedatangan bus yang naik di Terminal Purabaya selama setahun terkahir pun mengalami penurunan.

Berdasarkan catatannya, Imam menyebut sekitar 17 ribu armada bus. Pada keberangkatan, sebanyak 21.208 armada. 

"Penumpang naik itu sekitar 7 ribu. Tapi arus balik masih sepi, diprediksi nanti sore itu arus balik," lanjutnya kepada AyoSurabaya.com. 

Sedangkan, sambung dia, jumlah kedatangan penumpang pada malam tahun baru, tepatnya Kamis (31/12/2020) mencapai 5987 penumpang. 

Kata Imam, angka itu menurun drastis bila dibandingkan jumlah rata-rata penumpang sebelum virus asal Wuhan, Hubei, China itu menyerang Indonesia. Menurutnya, pada hari-hari biasa jumlah penumpang sekitar 29 ribu. 

"Untuk penumpang yang masuk, dari data kemarin penurunannya sekitar 70 persen," tandasnya. 

Imam mebambahkan, rata-rata jumlah penumpang harian sebelum pandemi COVID-19 mencapai 28.300 penumpang. Ia menngungkap ju.lah tersebut menurun sekitar 38 persen. 

Menurutnya, kendati pihaknya telah menyiapakan armada insidentil, namun tak sesuai estimasi.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar