Positif Covid-19, Gubernur Jatim Sebut Pemerintahan Berjalan Normal

  Minggu, 03 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyatakan jalannya pemerintahan tak akan terganggu. Hal tersebut disampaikan Khofifah usai dirinya dinyatakan Covid-19 pada 31 Desember 2020.

Khofifah menjelaskan, ia masih bisa berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Menurutnya, koordinasi yang akan dilakukan Khofifah mulai dari Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, Sekda Prov Jatim Heru Tjahjono, hingga sejumlah kepala OPD lainnya.

"Koordinasi terkait penyelenggaraan pemerintahan tentu saya tetap bisa berkoordinasi, dengan Pak Wagub, Pak Sekda dan kepala OPD. Karena pada dasarnya saya ini kategoti OTG," ujar Khofifah, Minggu (3/1/2021).

Oleh karena itu, Khofifah mengharapkan masyarakat tak perlu khawatir dengan jalannya pemerintahan usai dirinya dinyatakan Covid-19.

"Mohon doa agar segera sembuh," lanjutnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dinyatakan terpapar Covid-19. Hingga kini, Khofifah menjalani isolasi mandiri.Informasi tersebut disampaikannya melalui akun Twitter miliknya pada Sabtu (2/1/2021). 

Meskipun dinyatakan positif Covid-19, Ia menegaskan tak ada gejala yang dirasakan.

Lantas, Khofifah memohon doa agar dapat sembuh dan kembali beraktivitas normal. Ia menjelaskan tugas pemerintahan tetap bisa Khofifah koordinasikan bersama wakil gubernur, sekretaris, dan para OPD.

Khofifah pun mengimbau masyarakat Jawa Timur tetap mematuhi protokol kesehatan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar