Antisipasi Lonjakan Penumpang, PT KAI Daop 8 Kerahkan 2 Rangkaian KA Tambahan

  Minggu, 03 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Ilustrasi kereta api
SURABAYA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya menambah dua rangkaian kereta api.
 
Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto mengatakan hal tersebut untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dalam arus balik Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 yang diprediksi akan terjadi pada hari Minggu (1/1/2021) ini.
 
Suprapto menyebut, pihaknya memprediksi jumlah penumpang pada hari ini mencapai 17.000 penumpang. Untuk tujuannya, Suprapto menuturkan didominasi penumpang jarak jauh asal Bandung dan Jakarta.
 
"Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang arus balik libur Nataru, pihak PT KAI Daop 8 Surabaya telah mengoperasikan dua perjalanan KA jarak jauh menuju Jakarta," ujar Suprapto melalui keterangan tertulis yang diterima AyoSurabaya.com, Minggu (3/1/2021)
 
Perjalanan KA tambahan itu diantaranya adalah KA Gajayana Fakultatif (KA 91F) dengan tujuan Malang - Gambir/Jakarta yang diberangkatkan dari Malang pukul 19:30 WIB. Sedangkan KA kedua adalah Sembrani Tambahan (KA 7007A) dengan tujjan Surabaya Pasar Turi - Gambir / Jakarta yang diberangkatkan dari Stasiun Pasar Turi Surabaya pukul 18:50 WIB.
 
Suprapto menegaskan, pihaknya tetap memperketat protokol kesehatan (prokes) kepada seluruh penumpang. "PT KAI Daop 8 Surabaya terus memperketat protokol kesehatan yang telah ditentukan," sambungnya.
 
Pada hari ini, Suprapto menuturkan pihaknya telah mengoperasionalkan 46 KA Lokal dan 30 KA Jarak Jauh Reguler. Ditambah dengan 2 KA Jarak Jauh. Total, armada sarana yang dikerahkan sebanyak 64 unit lokomotif dan 389 unit gerbong kereta.
 
Selama periode masa liburan Nataru dari tanggal 18 Desember 2020 sampai 2 Januari 2021, imbuh Suprapto, total jumlah penumpang yang naik di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya mencapai 222.236 penumpang. Ia menyebut tanggal tertinggi dalam jumlah penumpang yang naik terjadi pada tanggal 23 Desember 2020, yakni 16.546 orang.
 
Suprapto mengimbau, bagi masyarakat yang hendak menggunakan moda transortasi KA, untuk tetap menerapkan prokes secara ketat. Baik sebelum maupun sesampainya di tujuan.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar