Xiaomi Siap Patenkan 7 Ponsel Lipat, Ini Bocorannya

  Selasa, 05 Januari 2021   Adi Ginanjar Maulana
Paten ponsel lipat Xiaomi dapat dilipat menjadi tablet. [Lets Go Digital]

AYOSURABAYA.COM--Pendiri sekaligus analis utama di DSCC (Display Supply Chain Consultants) Ross Young mengungkapkan akan ada empat smartphone lipat dari Xiaomi, OPPO, dan Vivo yang digabungkan pada 2021.

Pada malam Natal, ia tweeted bahwa Xiaomi sendiri mungkin merilis tiga jenis lipat tahun ini. Sekarang, setelah Tahun Baru, empat paten Xiaomi muncul yang memperlihatkan tujuh desain ponsel lipat berbeda.

Keempat paten Xiaomi ini ditemukan oleh LetsGoDigital. Mereka diterbitkan pada 1 Januari 2021 dan berisi total 7 desain smartphone yang dapat dilipat.

Dilansir laman Gizmochina, Selasa (5/1/2021), dari total jumlah tersebut, 3 model menampilkan faktor bentuk clamshell, sedangkan 4 model tablet sport lainnya. Mari kita lihat satu per satu.

Seperti disebutkan di atas, Xiaomi mematenkan tiga smartphone lipat clamshell baru. Dua model pertama memiliki tampilan layar penuh tanpa notch atau punch-hole dan tampilan penutup horizontal yang sempit, di bagian atas ponsel di bagian belakang.

Padahal, bagian bawah belakang sudah termasuk pengaturan kamera. Model pertama memiliki satu kamera besar yang dipasangkan dengan flash LED.

Di sisi lain, desain kedua mencakup pengaturan quad-camera yang disejajarkan secara vertikal disertai dengan lampu kilat LED, sensor yang tidak diketahui (bisa menjadi laser untuk fokus otomatis), dan apa yang tampak seperti lubang mikrofon sekunder.


Terakhir, tombol daya, serta tombol volume, berada di sisi kanan dan port USB Type-C berada di bagian bawah.

Berbicara tentang desain clamshell ketiga dan terakhir, yang satu ini terlihat seperti Motorola razr 5G yang terbalik.

Model ini memiliki dahi tebal dengan pengaturan dua kamera untuk selfie dan panggilan video. Oleh karena itu, bagian bawahnya tidak memiliki bezel dan dapat mengganggu saat mengoperasikan telepon.

Di sisi positifnya, yang satu ini memiliki tampilan sampul yang jauh lebih besar, bahkan lebih besar dari yang ditemukan pada Motorola razr 5G.

Selain itu, ada pengaturan tiga kamera di bagian belakang, dan tombol daya, volume rocker, serta slot kartu SIM ada di sisi kanan.

Terlepas dari tiga desain ponsel lipat clamshell, Xiaomi juga telah mematenkan empat smartphone lipat layar besar yang terungkap menjadi tablet. Semuanya terlihat seperti Galaxy Z Fold2 dengan beberapa perbedaan kecil di antara keduanya.

Dua di antaranya menampilkan elemen desain khas Mi MIX Alpha (tampilan surround). Layar lipat mereka membentang di sepanjang sisi ke luar untuk menjadi tampilan sampul.

Sederhananya, kedua desain ini menampilkan panel OLED fleksibel tunggal yang berfungsi sebagai layar dalam utama dan layar penutup luar tanpa takik atau lubang berlubang.

Satu-satunya perbedaan di antara keduanya adalah pengaturan kamera. Salah satunya menampilkan pengaturan quad-camera yang disejajarkan secara vertikal, sedangkan yang lainnya memiliki AI Super Camera besar.

Lebih lanjut, ada satu tombol di sisi kanan, yang bisa untuk menyalakan layar atau untuk membuka kunci perangkat untuk membukanya (seperti HUAWEI Mate Xs).

Terakhir, dua desain terakhir tidak menampilkan tampilan surround yang mewah. Sebaliknya, tampilan utama bagian dalam dan bagian luar layar penutup sempit yang ditempatkan secara vertikal adalah dua panel yang berbeda. Sama seperti lima desain yang tercantum di atas, mereka juga tidak memiliki takik atau lubang berlubang.

Meski sama-sama memiliki pengaturan quad-camera, desain dan ukuran sensor kameranya berbeda. Namun tombol power dan volume terletak di sisi kanan keduanya.

Karena itu, tidak bisa memastikan dengan pasti apakah desain smartphone lipat ini akan diimplementasikan oleh Xiaomi.

Sampai sekarang, hanya satu hal yang pasti bahwa raksasa teknologi China itu sedang mengerjakan smartphone lipat dengan nama sandi 'cetus' dengan chipset Qualcomm Snapdragon, kamera 108MP, dan MIUI berbasis Android 11.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar