Pengedar Sabu 14 Kilogram Jalani Sidang Dakwaan di PN Surabaya

  Selasa, 05 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Pengedar Sabu 14 Kilogram Jalani Sidang Dakwaan di PN Surabaya.(Ayosurabaya.com/Praditya Rahman)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM - Rizky Yuniar Purwantoro hanya pasrah saat duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. 

Pasalnya, satu di antara pengedar sabu seberat 14 kilogram itu tengah diadili pada Selasa (5/1/2021) siang dalam sidang virtual dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Febrian Dirgantara.

Ketika itu, Febrian mendakwa Rizky dengan Pasal 114 Ayat (2) dan Pasal 112 Ayat (2) Juncto Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

"Terdakwa telah melakukan perbuatan tanpa hak dan melawan hukum melakukan percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika membeli, menjual, menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I yang beratnya melebihi 5 (lima) gram," tegas Febrian saat membacakan dakwaan.

Selanjutnya, ketika agenda pemeriksaan saksi, JPU pengganti, yakni Neldy, menjelaskan bila saksi penangkap belum bisa menghadiri dengan alasan sedang menjalankan tugas negara.

"Yang bersangkutan sedang tugas negara Pak Hakim," sahut Neldy saat sidang.

Usai penyampaian dakwaan dari JPU, Ketua Majelis Hakim, I Ketut Suarta menyampaikan penundaan persidangan. Ketut menegaskan sidang akan dilanjut pada pekan depan. "Kita tunda sidang pekan depan," terang Ketut kemudian mengetuk palu hakim persidangan.

Sebagai pengantar, Rizky Yuniar Purwantoro (terdakwa) bersama Latifah (dengan berkas terpisah) menjadi spesialis peredaran sabu dengan modus meranjau dan langsung bertemu dengan pembeli di area Surabaya.

Kepada penyidik, Rizky mengaku barang haram itu diperolehnga dari Zainudin alias Abu.

Untuk kronologinya, Latifah alias Rara, ditangkap terlebih dulu oleh petugas. Dari penangkapan tersebut, petugas menemukan barang bukti sabu-sabu dengan berat sekitar 3 kilogram saat melakukan penggeledahan. Sedangkan barang bukti berupa 40 gram, 1 plastik klip yang didalamnya pil warna hijau diduga ektasi berjumlah 7 butir, hingga satu timbangan elektrik ditemukan dalam penggeledahan terhadap terdakwa Rizky.

Kemudian, berkas perkara Latifah disebutkan bila dirinya memperoleh 500 butir ekstasi dan narkoba jenis sabu-sabu seberat 14 kilogram yang diletakkan dalam kardus kipas angin dan tas ransel. Latifah mengaku memperoleh sejumlah barang tersebut dari seseeorang bernama H. Rudi.

Selanjutnya, oleh Rudi, Latifah diperintahkan untuk mengantarkan ke Jalan Ngagel Surabaya beserta tas ransel biru berisi sabu dengan berat 3 kilo. Sesampainya di Jalan Ngagel, paket tersebut diterima seseorang yang mengemudikan sepeda motor. Disisi lain, sabu dalam kardus kipas angin diambil dari seseorang bernama Abu.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar