Polrestabes Surabaya Bekuk Tiga Pelaku Curanmor di Suramadu

  Rabu, 06 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Polrestabes Surabaya Bekuk Tiga Pelaku Curanmor di Suramadu

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM - Tiga pelaku kasus pencurian sepeda motor (curanmor) di Jembatan Suramadu ditangkap Unit Kejahatan dengan Kekerasan (Jatanras) Polrestabes Surabaya. Ketiganya diketahui merupakan warga asal Bangkalan Madura.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian Purnomo menjelaskan, ketiganya mencuri motor di Surabaya, lalu akan membawa kabur dua motor hasil curian ke Pulau Madura. Oki menyatakan, personel Penangkapan ketiga pelaku dilakukan Kamis (16/12/2020) lalu.

Ketiga identitas pelaku adalah Moh. Hasin (33), Yulianto (24), dan Jamaludin (32).

Menurut Oki, ketiga pelaku tersebut adalah komplotan pencuri motor yang bekerjasama untuk menyasar rumah warga yang terpantau sepi dengan kondisi sepeda motor terparkir di halaman rumah. Berdasarkan pengakuan warga, Oki menyebut pelaku telah beraksi di beberapa Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Dari laporan warga sudah ada 3 TKP, yaitu di Manyar Sabrangan Jalan Keputih Timur, dan Semampir Selatan," ujar Oki kepada awak media, Rabu (6/1/2021).

Oki menambahkan, aksi yang dilakukan ketiganya saat akhir tahun 2020 lalu. Ia menegaskan, satu dari ketiga pelaku, yakni Yasin, adalah residivis. 

"Pencuriannya dilakukan dalam kurun waktu sebulan. Para pelaku melakukan pencurian di rumah masing-masing korban dengan cara menjebol pagar rumah, lalu mencongkel kunci motor," lanjutnya.

Saat melancarkan aksinya, sambung Oki, para pelaku hanya bermodal kunci T yang telah dimodifikasi saja.

Berdasarkan hasil penyelidikan, ketiga pelaku berhasil menggondol dua sepeda motor hasil curian pada Rabu 16 Desember 2020 lalu. Selanjutnya, motor itu dibawa menuju Bangkalan Madura. Namun aksi mereka tak berjalan mulus lantaran dalam perjalanan menuju Madura, ketiganya langsung diberhentikan Unit Jatanras Polrestabes Surabaya di Jembatan Suramadu.

"Keberadaan pelaku kami temukan saat itu berada di Jembatan Suramadu. Saat ditangkap tersangka berupaya melawan petugas menggunakan sajam (senjata tajam) lalu mencoba kabur," tandas polisi dengan dua melati di pundaknya itu.

Karena diangvap membahayakan nyawa personelnya, Oki menegaskan akhirnya personelnya terpaksa melakukan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan ketiganya pada bagian kaki.

"Tindakan tegas terukur dilakukan. Karena mengancam nyawa petugas yang saat itu melakukan penangkapan," jelas Oki.

Naas, ketiga pelaku justru dikado timah panas di kaki mereka.

Selain menangkap ketiga pelaku, Unit Jatanras Polrestabes Surabaya juga mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari 4 buah handphone, senjata tajam milik pelaku, dua motor hasil curian, satu motor sebagai sarana, hingga kunci T.

Kendati demikkan, Oki menegaskan kasus pencurian motor tersebut masih dalam penyelidikan pihaknya. Bahkan, masih ada seorang lainnya, yakni berinisial ALI yang tengah di buru dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Akibat ulahnya tersebut, ketiga pelaku dijerat Pasal 363 KUHP.

"Kami akan terus kembangkan kasus ini. Mudah-mudahan bisa segera mengungkap keberadaan pelaku lainnya," tutup dia.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar