Pemkot Batalkan Sekolah Tatap Muka, Siswa: Selama Ini Saya Nungguin

  Rabu, 06 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
ilustrasi pelajar. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya membatalkan rencana sekolah tatap muka. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dispendik Kota Surabaya Supomo usai meninjau simulasi sekolah tatap muka di SMPN 1 Surabaya pada Rabu (6/1/2021) pagi.

Mengetahui hal itu, beragam respons bermunculan. Salah satunya dari seorang siswi bernama Selila Florial Nurul Iman. Ia mengaku kecewa dengan keputusan pembatalan sekolah tatap muka tersebut.

Selila merasa, pembelajaran yang dilakukan sebelumnya, yakni via daring, dirasa tak efektif.

"Saya kurang senang, karena selama ini nunggu sekolah tatap muka," ujarnya.

Siswa kelas tiga SMP itu berharap, Pemkot Surabaya segera memberlakukan sekolah tatap muka kendati harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

AYO BACA : Dispendik Kota Surabaya Urung Adakan Sekolah Tatap Muka Jenjang SD dan SMP

"Ya semoga aja segera diberlakukan lagi sekolah tatap muka. Kalau sekolah daring kurang efektif, saya juga kurang mudeng (paham), kadang kendala sinyal juga," imbuh dia.

Sebelumnya, pembatalan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) batal dilakukan Pemkot Surabaya. Kepala Dispendik Kota Surabaya, Supomo menyebut tingkat kepatuhan siswa selama libur Natal dan tahun baru 2021 menjadi salah satu pertimbangan pihaknya melakukan hal tersebut.

"Memang kita tunda, karena setelah kita melihat bahwa ketika liburan banyak yang melakukan liburan," ujar Supomo kepada awak media, Rabu (6/1/2021).

Padahal, pada Sabtu (2/1/2021) lalu Pemkot Surabaya telah menggodok kepastian Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Saat itu, Pemkot Surabaya melalui Dispendik Kota Surabaya, Supomo mengaku belum bisa memastikan sampai kapan keputusan PTM akan diambil.

Saat itu, Supomo masih mempertimbangkan sejumlah hal sebelum akhirnya keputusan PTM diberlakukan kembali. Selain itu, Supomo menjelaskan masih menunggu analisa juga dari pihak Satgas Covid-19.

AYO BACA : Sering Blusukan, PKS Sebut Risma Bikin Pencitraan dan Diminta Kembali ke Surabaya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar