Jelang PSBB Jawa-Bali, Kapolda Jatim Imbau Masyarakat Ikuti Arahan Satgas Covid-19

  Kamis, 07 Januari 2021   Rizma Riyandi
Ilustrasi--PSBB (Ayobogor.com)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Pembahasan teknis pengaturan kerja perihal pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan dilakukan Polda Jatim beserta jajaran dan instansi terkait.

Terkait hal itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menjelaskan, pihaknya akan mematangkan koordinasi dan komunikasi dengan Gubernur Jatim Khofifah Indarparawansa beserta instansi terkait perihal PSBB Jawa-Bali pada 11 hingga 25 Januari 2021 mendatang.

AYO BACA : Pemkot Surabaya Akui Keberatan Penerapan PSBB Jawa-Bali

Begitu pula dengan vaksin yang telah tiba di Surabaya pada Senin (4/1/2021) lalu. Nico menegaskan pihaknya sudah melaksanakan pengamanan dan persiapan anggotanya dalam pendistribusian.

"Seperti yang kita ketahui, bersama ataupun perintah dari Pemerintah Pusat maupun Provinsi mengenai jadwal dan pendistribusiannya," katanya, Kamis (7/1/2021).

AYO BACA : 1 Desa di Kabupaten Malang Terisolasi Akibat Jembatan Ambrol

Lanjut Nico, Polda Jatim pun selalu mendukung kebijakan pemerintah pusat dan provinsi dalam menangani Pandemi Covid-19. Ia menyebut, sinergitas menjadi salah satu kunci penting dalam rangka penanganan pagebluk di Jatim.

Nico juga mengimbau masyarakat agar mengikuti anjuran atau arahan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 terkait protokol kesehatan (prokes) untuk menekan angka penularan di Jatim. Ia juga menekankan masyarakat agar tetap mematuhi dan melaksanakan prokes mulai dari mencuci tangan, menggunakan masker, hingga menjaga jarak.

"Saya meminta masyarakat juga mengikuti apa yang sudah disampaikan Satgas COVID-19 provinsi. Harapannya dengan mengikuti aturan, arahan dan perintah yang diberikan itu kita semua bisa menghadapi COVID-19 secara bersama-sama," tutur polisi dengan dua bintang dipundaknya itu.

Sebelumnya, PSBB akan diberlakukan lagi di beberapa daerah di Indonesia. Begitu pula dengan Pulau Jawa dan Bali.

Rencananya, PSBB di Jawa-Bali akan diberlakukan pada 11 hingga 25 Januari 2021. Namun, hal tersebut masih dikoordinasikan oleh sejumlah instansi terkait perihal pelaksanaannya.

AYO BACA : Diduga Mabuk, Pengendara Motor Tewas pada Kecelakaan di Tuban

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar