Tersangka Penyelundupan Sabu Gunakan Modus Ini untuk Kelabui Petugas

  Kamis, 07 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Ekspose penyelundupan narkotikan jaringan internasional di Surabaya. (Ayosurabaya.com/istimewa)

TANJUNG PERAK, AYOSURABAYA.COM -- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Bea Cukai telah menggalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu melalui jalur laut.

Terkait hal itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan, tersangka berinisial SR dan barang bukti berupa sabu-sabu diamankan usai aksinya terbongkar pada Kamis (24/12/2020) lalu.

Ganis menyatakan, SR merupakan kurir yang bertugas mengirim barang haram itu melalui jalur laut.

"Tersangka bertugas sebagai kurir. Dia diperintah seseorang berinsial H asal Madura, yang saat ini masuk DPO kita," beber Ganis saat press release, Kamis (7/1/2021).

Ganis mengimbuhkan, SR tergiur melakukan hal tersebut lantaran diiming-imingi imbalan uang. SR mengaku dijanjikan uang senilai Rp20 juta.

AYO BACA : Polres Pelabuhan dan Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya Gagalkan Penyelundupan 7,2 Kg Sabu

"Untuk bisa mengambil barang melalui biro jasa travel atau penigriman, ada imbalan uang sebesar Rp20 juta," sambung polisi dengan dua melati di pundaknya itu.

Berdasarkan keterangan SR, barang bukti sabu itu diperoleh HV. SR menyebut, kala itu menerima kiriman 7,2 kilogram sabu. Untuk mengelabui petugas, narkotika berbentuk butiran kristal putih yang dibungkus plastik itu disembunyikan dalam tabung kompresor. Menurut SR, barang haram itu bakal ia peroleh dari seseorang berinisial NR yang kini berada di Malaysia.

"Modusnya, sabu seberat 7,2 kilogram itu dibungkus dalam plastik. Lalu dibagi menjadi delapan kantong plastik, kemudian dimasukkan didalam tabung kompresor yang dilapisi kain handuk agar tak goyang dan pengelabuhan," jelas Ganis.

Selain menangkap SR, Satresnarkoba Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya juga mengamankan barang bukti berupa sebuah kardus dengan nomor koli D5379 yang di dalamnya ada 8 bungkus plastik narkotika jenis sabu dan disembunyikan didalam tabung kompresor berwarna biru, dengan berat totak 7,2 kilogram.

SR terancam dikenakan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 113 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) joncto Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan acaman hukuman pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun atau semur hidup.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar