Begini Rincian Perubahan Perwali 67 Terkait PSBB di Surabaya

  Jumat, 08 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Whisnu Sakti Buana Resmi Jadi Plt Wali Kota Surabaya. (Suarasurabaya.net)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Instruksi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari Pemerintah Pusat tidak jauh beda dengan Perwali No. 67 Tahun 2020. Hal itu disampaikan langsung Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana.

Whisnu menambahkan, hanya saja instruksi itu butuh penyempurnaan. Penyemournaan yang dimaksudnya yakni pada Bab V Pembatasan Kegiatan Masyarakat.

"Yang perlu ditambahkan itu hanya di Bab V, dengan menambahkan bahwa Perwali 67 ini tetap mengacu pada Mendagri atau keputusan di atasnya," terangnya, Kamis (7/1/2021).

AYO BACA : Ini Dia Ponsel Antibakteri Pertama di Dunia

Nantinya, Whisnu menuturkan, perubahan Perwali itu cukup diatur dalam Keputusan Wali Kota Surabaya. Menurutnya, hanya perlu memasukkan beberapa poin yang ada di dalam instruksi Mendagri.

"Sehingga, kalau ada keputusan lagi di atasnya, kita tidak perlu merubah lagi Perwalinya," sambungnya, dalam keterangan pers di Balai Kota Surabaya.

Dalam peraturan tersebut, Work Fhom Home (WFH) sekitar 75 persen. Kemudian, mall atau tempat perbelanjaan wajib tutup pukul 19.00 WIB. Sedangkan, aktifitas lain tetap dibatasi hingga pukul 22.00 WIB.

AYO BACA : Dokter: Jangan Olahraga Berlebihan Saat Pandemi

Selanjutnya, pada kapasitas pengunjung restoran 25 persen, yang selama ini diatur Perwali maksimal 50 persen saja.

Whisnu membeberkan, Pemkot Surabaya juga hendak membuat surat edaran terkait pengunjung rumah makan dan warkop. Dalam aturan itu, kuota para pengunjung maksimal mencapai 25 persen saja. Bahkan, penataan kursi pun harus sesuai kuota, bukan lagi disilang.

"Karena, selama ini tanda silang itu tetap ditempati kalau pengunjung membludak," pungkas dia.

Whisnu menyatakan, bakal melakukan sweeping kesiapan rumah makan pada H-1 atau satu hari menjelang penerapan PSBB pada tanggal 11 Januari nanti.

"Kita sudah siapkan juga itu nanti H-1 mungkin akan kita sweeping pada seluruh tempat restoran dan rumah makan itu untuk mengecek kesiapan pemberlakuan PSBB tgl 11 Januari nantinya," tutupnya.

AYO BACA : Cegah Covid-19 dengan Konsumsi Kunyit! Perhatikan Khasiat dan Cara Mengolahnya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar