Jelang PPKM, Pemkot Surabaya Akan Aktifkan Kembali Kampung Tangguh

  Jumat, 08 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana. (Humas Pemkot Surabaya)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan turut serta dalan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali tanggal 11-25 Januari 2021 mendatang. PPKM sendiri sama halnya dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), hanya saja berbeda beberapa poin dalam penerapannya.

Plt Walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana mengimbau agar warga Surabaya tak perlu trauma dengan PPKM. Menurutnya, program tersebut hampir sama dengan keadaan Surabaya sehari-hari yang telah memasuki kondisi new normal.

AYO BACA : Ini Dia Ponsel Antibakteri Pertama di Dunia

Artinya, kegiatan ekonomi tetap berjalan semestinya. Namun, protokol kesehatan (prokes) tetap diperketat dan hanya ada beberapa poin perbedaan aja.

"Disamping itu, kita aktifkan kembali kampung tangguh. Kita reaktivasi kembali sehingga bantuannya bisa kita turunkan," tutur Whisnu, Kamis (7/1/2021).

AYO BACA : Dokter: Jangan Olahraga Berlebihan Saat Pandemi

Whisnu menjelaskan, bila ada kesempatan rapat lagi dengan Mendagri, ia ingin menyampaikan apakah untuk Surabaya bisa lepas dari diakresi serupa. Ia juga akan mempertanyakan mengapa yang memberlakukan PSBB atau PPKM hanya Surabaya Raya dan Malang Raya? Mengingat, ada daerah yang masuk dalam zona merah malah tak melakukan hal serupa.

"Nanti kalau ada rapat koordinasi dengan Mendagri akan kita sampaikan. Bisa nggak Surabaya lepas dari diskresi ini atau memang kalau harus diterapkan tidak hanya di Surabaya Raya dan Malang Raya tapi juga di daerah-daerah yang zona merah," lanjutnya dalam keterangan pers di Balai Kota Surabaya, Kamis (7/1/2021).

Menurut Whisnu, kondisi di beberapa rumah sakit tak hanya sekedar mengangani warga Surabaya, tapi juga warga luar Surabaya.

"Karena kondisi Surabaya ini kita menangani pasien 50 persen bukan warga Surabaya, sehingga ini harus lebih menyeluruh penerapannya," tandasnya.

AYO BACA : Cegah Covid-19 dengan Konsumsi Kunyit! Perhatikan Khasiat dan Cara Mengolahnya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar