Pembebasan Abu Bakar Baasyir Berlangsung Haru, Kalapas Sampai Minta Maaf

  Jumat, 08 Januari 2021   Rizma Riyandi
Abu Bakar Baasyir (Republika.co.id)

BOGOR, AYOSURABAYA.COM -- Pelepasan pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Abu Bakar Baasyir (ABB) dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, berlangsung haru. Itu terlihat ketika Kalapas Kelas IIA Gunung Sindur, Mujiarto menyampaikan permohonan maaf kepada Abu Bakar Baasyir dan pihak keluarga.

Dilansir dari Republika.co.id, hal itu diceritakan oleh Putra dari ABB, Abdul Rochim. Kepada Republika, Abdul menuturkan, di pintu serah terima, Kalapas Kelas IIA Gunung Sindur, Mujiarto menyampaikan permohonan maaf kepada Abu Bakar Baasyir dan pihak keluarga, jika dalam masa penahanan dirinya memiliki kekurangan dan kesalahan terhadap ayahnya.

“Kemudian Ustadz Abu menyampaikan ‘tidak ada’. Selama ini Masya Allah malah beliau terima kasih. Jadi agak syahdu situasinya,” ujarnya melalui telepon selulernya, Jumat (8/1).

AYO BACA : Cek Token Listrik Gratis 2021 di Sini!

Selain serah terima oleh Kalapas, Abdul mengatakan, tidak ada sambutan perpisahan oleh narapidana lain. Apalagi, pihak keluarga tidak diizinkan masuk ke lokasi tahanan. Hanya dibatasi hingga pintu serah terima.

Selain itu, lanjutnya, tidak ada pendukung dari ayahnya yang turut datang menjemput. “Nggak ada (pendukung). Tidak ada yang datang, cuma keluarga bersama dengan penasihat hukum, dan tim dokter. Jadi itu rombongannya,” kata Abdul.

Dia menambahkan, ABB sendiri keluar dari Lapas Gunung Sindur dalam keadaan sehat, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim dokter dari MER-C. Karena telah bebas secara murni, seluruh barang milik ayahnya telah dibawa dari Lapas.

AYO BACA : Jelang PPKM, Pemkot Surabaya Akan Aktifkan Kembali Kampung Tangguh

Sejak ditahan di Lapas Gunung Sindur dari 2016, Abdul mengatakan, para petugas termasuk Kalapas sabar mengurisi ayahnya yang kini telah berusia 82 tahun. Selama empat tahun tersebut, menurutnya, pihak Lapas memberi banyak kemudahan dalam keseharian ABB.

“Masya Allah mereka-mereka itu sabar mengurusi beliau, dan artinya memberikan apa-apa yang dibutuhkan beliau selama ditahan di situ. Alhamdulillah banyak kemudahan-kemudahan yang sifatnya, kebutuhan harian itu, tidak tersulitkan dengan berbagai kendala-kendala,” ujarnya.

Diketahui, mantan terpidana terorisme, ABB telah bebas murni sejak Jumat (8/1). Bersama rombongannya, ABB bertolak dari Lapas Gunung Sindur menuju Solo, Jawa Tengah sejak pukul 05.21 WIB.

Selain rombongan keluarga dan pihak penasihat hukum, rombongan penjemput ABB juga didampingi oleh Densus 88 Anti Teror dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

AYO BACA : Begini Rincian Perubahan Perwali 67 Terkait PSBB di Surabaya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar