Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan Sabu Asal Malaysia, Bekuk 4 Tersangka

  Jumat, 08 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Kabid Humas dan Dirreskoba Polda Jatim menunjukan barang bukti sabu-sabu dan tersangka saat press release, Jumat (8/1/2021).

GAYUNGAN, AYOSURABAYA.COM - Kasus penyelundupan narkoba dapat digagalkan Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Jatim. Dalam pengungkapan dan penangkapan tersebut, Ditreskoba Polda Jatim bekerjasama dengan Bea dan Cukai Tanjung Perak Surabaya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, tim gabungan mengamankan enam kilogram narkotika jenis sabu-sabu. Gatot mengungkapkan, sabu-sabu itu berasal dari Malaysia. Menurutya, keempat tersangka yang ditangkap, dibekuk di tiga lokasi yang berbeda.

"Pengungkapan ini merupakan dua kasus yang berbeda. Satu tersangka sebagai pengirim narkoba dari Malaysia ke Madura, dan ditangkap di Surabaya. Sedangkan kasus berikut adalah tiga tersangka sebagai penerima narkoba," terang Gatot kepada awak media, Jumat (8/1/2021). 

Keempat tersangka yang ditangkap itu diketahui bernama Deddy Syahputra, Sanidin, Abidin, dan Siti Khotijah.

"Kita mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada transaksi narkoba yang dilakukan dengan sistem ranjau," tandas dia.

Gatot menjelaskan, kronologi penangkapan itu berawal saat Deddy Syahputra hendak mengirim sabu-sabu yang diperoleh dari negeri jiran, Malaysia. Dalam informasi yang diterima pihak Gatot, Deddy akan menuju Pulau Madura. Untuk modus yang digunakan, sambung Gatot, Deddy menggunakan sistem ranjau dengan cara meletakkan sabu-sabu itu di sebuah hotel di Surabaya.

"Lalu, anggota meluncur ke lokasi dan menangkap tersangka Deddy serta mengamankan barang bukti sabu 2.240 gram yang ada di dalam dua tas ransel warna hitam," tutupnya.

Kini, keempat pelaku 'ngandang' di Polda Jatim untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar