Kemenkumham Jatim Akan Terapkan WFH, Seluruh Pelayanan Via Daring

  Jumat, 08 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Kakanwil Kemenkumham Jatim, Krismono memimpin apel pagi, Jumat (8/1/2021).

GENTENG, AYOSURABAYA.COM - Kakanwil Kemenkumham Jatim Krismono mengatakan, pihaknya akan melakukan langkah antisipatif untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Salah satunya yakni menerapkan work from home (WFH) 100%.

Krismono menyebut, pemberlakuan WFH itu bagi seluruh pegawai. Kendati seluruh pegawai bekerja dari rumah, Krismono menegaskan tak akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Ia menuturkan, masyarakat tetap bisa memanfaatkan layanan secara daring.

“Kebijakan ini sebagai bentuk antisipasi dan respon dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang menjadi kebijakan pemerintah pusat,” ungkap dia, Jumat (8/1/2021).

Ia menambahkan, kebijakan 100% WFH itu akan dimulai pada pekan depan, tepatnya 11 hingga 15 Januari 2020 mendatang. 

Krismono menjelaskan, pada saat semua pegawai melakukan WFH, pihaknya akan melakukan disinfeksi. Ia mengatakan proses disinfeksi dilakukan pada seluruh bagian kantor, tanpa terkecuali.

"Sehingga, ketika aktifitas kantor mulai dilakukan, pegawai yang WFO merasa nyaman dan aman,” beber Krismono. 

Krismono memaparkan pada pekan berikutnya, sambung dia, mulai 18 Januari 2021, 25% pegawai akan mulai melakukan Work From Office (WFO). Namun,  pelaksanaan WFO akan dilakukan secara bergiliran.

Sebelumnya, Pemprov Jatim akan melaksanakan perintah dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan PPKM pada 11-25 Januari 2021. Dalam pelaksanaan PPKM, hampir seluruh sektor, baik pekerjaan maupun pendidikan akan dilakukan secara daring.

Selain itu, beberapa pelanggan warung dan resto juga akan dibatasi dengan kapasitas sekitar 25% saja. Begitu pula dengan jam malam dan durasi operasional pusat perbelanjaan.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar