Polrestabes Surabaya Denda Puluhan Juta terhadap Pelanggar Prokes

  Sabtu, 09 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Ilustrasi razia yustisi prokes
BUBUTAN, AYOSURABAYA.COM - Sejak awal tahun hingga tanggal 7 Januari 2021, Polrestabes Surabaya telah melakukan ribuan kali razia yustisi terkait protokol kesehatan (prokes) di sejumlah titik. 
 
Hal tersebut dibenarkan Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo pada Jumat (8/1/2021) ini. Hartoyo menjelaskan pihaknya bersama tiga pilar dalam melaksanakan razia yang menjaring ribuan pelanggar tersebut. 
 
Razia yang berlangsung sebanyak 44.232 kali dalam sepekan itu, Polrestabes Surabaya telah menjaring 3.990 pelanggar. 
 
Dari ribuan pelanggar yang diamankan, 1.295 orang diantaranya dikenakan sanksi tindak pidana ringan berupa kerja sosial difasilitas umum. Sedangkan, denda administrasi yang terkumpul sekitar Rp. 87.048.000. 
 
Tak hanya itu saja, para pelanggar pun juga diwajibkan meninggalkan Kartu Identitas Penduduk atau Paspor. Totalnya, 3.990 lembar. 
 
Kendati PPKM di Surabaya masih menjadi perdebatan dan rencananya Pemkot Surabaya akan mengajukan diskresi ke Mendagri, Hartoyo menegaskan Polrestabes Surabaya masih terus akan meningkatkan razia prokes. 
 
"Mau diputuskan atau tidak. Operasi terkait Perwali tetap kita laksanakan. Karena apa, supaya masyarakat sadar (prokes)," ujar Hartoyo, Jumat (8/1/2021). 
 
"Sekarang, kita temukan diwarung-warung kopi banyak yang bergerombol, tidak mematuhi (aturan), jam 23.00 WIB masih buka. Padahal aturan Perwali itu jam 20.00 WIB," sambung dia.
 
Hartoyo berharap, tanpa adanya razia pun, masyarakat sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dengan menerapkan prokes secara ketat. Dengan demikian, angka penularan Covid-19 dapat diminimalisir.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar