Pedagang dan Pelanggan Berupaya Melabuhi Petugas Saat Razia Prokes

  Sabtu, 09 Januari 2021   Arditya Pramono
Razia Protokol Kesehatan (Ayosurabaya.com/Praditya P)

NGAGEL, AYOSURABAYA.COM -- Ada kisah unik dibalik kegiatan razia yustisi protokol kesehatan (prokes) yang dilakukan Satpol PP, TNI, dan Polrestabes Surabaya semalam, Jumat (9/1/2021). Danyon Satpol PP Kota Surabaya Djoko Susilo, memaparkan sesampainya di pujasera Bratang Binangun Surabaya, pengelola pujasera sempat mengelabuhi petugas.

Pengelabuhan yang dilakukan adalah mematikan lampu. Seolah-olah, imbuh Djoko, sudah tak ada aktivitas. Tetapi, upaya mereka sia-sia lantaran petugas gabungan yang tidak mudah percaya begitu saja lantas mengecek ke lokasi kedua itu. Disana, terlihat parkir motor masih ramai.

AYO BACA : Ini Dia Ponsel Antibakteri Pertama di Dunia

Begitu pula dengan pengunjung yang akan berupaya melarikan diri menggunakan motor. Namun usaha mereka tak berjalan mulus lantaran petugas gabungan telah mengepung lokasi itu.

"Dengan adanya kejadian tadi (malam), semuanya kita lakukan penyitaan KTP sesuai Perwali No 67 Tahun 2020. Jadi, ada denda baik kepada perorangan dan juga penanggung jawab akan dipanggil di Mako Satpol PP," terang Djoko kepada awak media, Sabtu (9/1/2021)

AYO BACA : Dokter: Jangan Olahraga Berlebihan Saat Pandemi

Djoko menjelaskan, para pelanggar di Pujasera Bratang Binangun, baik pembeli dan penjual seluruhnya di bawa ke Polrestabes Surabaya. Disana, selueurhnya akan dilakukan tws usap atau swab test. Total, tandas Djoko, ada sekitar 30 orang yang diangkut.

Usai mengangkut seluruh pelanggar prokes, petugas langsung menutup lokasi itu.

"Karena disini (pujasera), melanggar jam malam. Karena, pukul 22.00 WIB harus selesai. Tapi mereka masih melakukan pelayanan kepada pengunjung," sambung dia.

Djoko menambahkan, beruntung petugas gabungan sigap dan memblokade lalu melakukan penegakan disiplin protokol kesehatan. Dengan demikian, diharap bisa menjadi efek jera dan menjadikan para pelanggar lebih sadar nan tertib prokes selama pandemi Covid-19.

"Sesuai Perwali 67 meraka langsung dilakukan swab dan dibawa ke Polrestabes Surabaya," tutup dia.

AYO BACA : Cegah Covid-19 dengan Konsumsi Kunyit! Perhatikan Khasiat dan Cara Mengolahnya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar