SRIWIJAYA AIR JATUH: Diduga Ada Warga Kediri Jadi Korban

  Minggu, 10 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Ilustrasi pesawat Sriwijaya Air
GAYUNGANAYOSURABAYA.COM - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan seorang wanita dan dua anaknya yang masih bocah asal Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, yakni Fazilla Amara (6), Fathima Ashalina (5), dan Rahmania Ekananda (40). 
 
Sedangkan, satu lagi serombongan dengan keluarga itu bernama Dinda Amelia sebagai baby siter diduga turut menjadi korban tragedi pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di Perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu, 9 Januari 2021. 
 
Guna mengkroscek hal tersebut, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim akan menuju ke Kediri. Gatot menegaskan, personel DVI akan meminta sampel DNA. 
 
"Betul (termasuk korban Sriwijaya Air)," ujar Gatot kepada awak media di Mapolda Jatim, Minggu (10/1/2021). 
 
Data yang diperoleh AyoSurabaya.com menyebutkan, korban satu keluarga tersebut diketahui hendak terbang ke Pontianak dari Jakarta. Darisana, suami Rahmania telah menunggu. 
 
Gatot menjelaskan, untuk memastikan kebenaran informasi itu, tim DVI Biddokes Polda Jatim akan meluncur ke rumah korban di Pare, Kediri, pada Senin (11/1/2021) besok. Menurutnya, sampel DNA akan diambil sebagai bagian dari proses identifikasi korban. 
 
Dengan demikian, kata Gatot, untuk sementara sudah ada empat orang asal Jatim yang menjadi korban tragedi Sriwijaya Air SJ 182. Tak hanya tiga orang asal Kediri tersebut, ada juga pria bernama Fadly Satrianto, kopilot Nam Air asal Surabaya. Sampel DNA dari keluarga Fadly pun telah diambil di RS Bhayangkara Surabaya pada Minggu (10/1/2021) pagi. 
 
Gatot memaparkan, sampel DNA keluarga korban nantinya akan dikirim ke laboratorium DVI Dokes Polri di Kramat Jati, Jakarta. "(DVI Polda Jatim) memback up pengumpulan post-ante mortem," sebutnya.
 
Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) siang sekitar pukul 14.40 WIB. Pesawat itu mengangkut sebanyak 56 penumpang, yang terdiri dari tiga orang bayi, 46 penumpang dewasa, hingg tujuh penumpang anak-anak.
 
Sampai saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian di Last Know Position (LKP) dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182, yang diduga berada di sekitar kawasan Kepulauan Seribu.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar