Selain Surabaya dan Kediri, Ada Korban Sriwijaya Air Berasal dari Ponorogo

  Selasa, 12 Januari 2021   Praditya Fauzi Rahman
Tangkapan layar flightradar24.com terkait jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. (istimewa)

GAYUNGAN, AYOSURABAYA.COM--Para keluarga korban pesawat jatuh Sriwijaya Air SJ 182 dari Jawa Timur masih mencari sejumlah informasi dari beberapa sumber. Salah satunya yang menjadi rujukan yakni Polda Jatim. 

Kabid Humas Polda Jawa Timur (Jatim), Kombes Pol Gatot Repli Handoko membenarkan ada korban Sriwijaya Air SJ 182 asal Ponorogo. Mereka adalah pasangan suami istri (pasutri) Agus Winarni (48) dan Muhammad Nur Kholifatul Amin (46). Akan tetapi, Tim DVI Polda Jatim tak mengambil sampel DNA dari keluarga korban yang di Ponorogo. 

Gatot menjelaskan, alasan Tim DVI tak mengambil sampel DNA milik keluarga korban Sriwijaya Air yang di Ponorogo lantaran sudah ditangani Tim DVI Dokkes Polri. 

Ia menegaskan, anak kandung dari korban telah berangkat ke Kramat Jati, Jakarta. 

"Untuk anak kandung korban Sriwijaya asal Ponorogo sudah langsung ditangani DVI Jakarta, sudah berangkat ke Jakarta," kata Gatot, Selasa (12/1/2021). 

Namun, untuk sampel DNA milik keluarga korban Sriwijaya Air asal Kota Surabaya dan Pare, Kabupaten Kediri, Gatot memastikan bila sampel itu telah dikirim ke Tim DVI Dokkes Polres di Kramat Jati, Jakarta. Nantinya, sambung Gatot, sampel itu akan digunakan untuk mengidentifikasi korban yang ditemukan. 

"Benar, sudah kami kirim ke sana," imbuh polisi dengan tiga melati dipundaknya itu.

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dengan nomor registrasi PK-CLC take off dari Bandara Soekarno Hatta lada Sabtu (9/1/2021). Sesaat setelah terbang, pesawat itu lost contact atau hilang kontak dengan menara kontrol. 

Pesawat tersebut membawa 12 kru, 50 penumpang, dan tujuh di antaranya masih anak-anak. Hingga kini, sejumlah personel gabungan masih menyisir bangkai pesawat dan korban di sekitaran perairan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar